
Jika engkau mengklaim menjadi pemimpin karena hasil musyawarah, mengapa mereka yang tak terelakan penting untuk diajak musyawarah tidak hadir dalam musyawarah?
Jika engkau menganggap diri memilki kelebihan atas lawan-lawanmu karena ikatan keluarga, maka ada seseorang yang lebih besar haknya untuk lebih dekat dengan Nabi Suci saww.
Sungguh aneh! Orang bisa mengemban jabatan khalifah bila dia adalah sahabat Nabi Suci saww, namun kenapa orang yang memiliki ikatan persahabatan dan ikatan kekeluargaan dengan Nabi Suci saww tidak bisa?
* cuplikan dari Nahjul Balaghah
YA ALI.... Shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum....ADRIKNA ya MAHDI
No comments:
Post a Comment