The fortunate Lady call FATIMAH


Fatimah binti Assad, masih dari garis keturunan Bani Hasyim ia berasal...menikah dengan sesama keturunan Bani Hasyim, pemuka suku Bani Hasyim putra Abdul Mutalib Sang Penjaga Rumah Allah - Ka'bah, sibling dari ayah Nabi Mulia Muhammad saww, Abdullah ...dia bernama Abu Thalib. Fatimah binti Assad dan Abu Thalib adalah orang tua angkat Nabi Mulia Muhammad saww. Muhammad bin Adullah bin Abdul Muthalib di besarkan di keluarga Abu Thalib dengan kasih sayang dari seorang ibu pengganti yang bernama Fatimah binti Assad , yang untuk Nabi Mulia saww sudah seperti ibu kandungnya sendiri. Sejak dari masa kanak-kanak setelah ditinggalkan oleh ibu tercinta Aminah pada usia 6 tahun dan kakek tercintanya Abdul Muthalib, Rasulullah saww tinggal dan dibesarkan oleh pamannya Abu Thalib. Abu Thalib ra & Fatimah binti Assad pasangan yang shaleh dan muwahid ini telah mendidik dan membesarkan Nabi Agung penutup dengan penuh kasih sayang, bahkan lebih dari pada anak-anaknya sendiri....Keluarga Abu Thalib yang Muwahid sebagaimana keturunannya dari Nabi Ismail as telah mengetahui betapa keponakannya itu adalah seorang yang mulia dan warisan kenabian yang dari keberadaannya telah membawa kedamaian di hati setiap yang menatap dan bersamanya. Pada suatu hari, Fatimah merasakan rasa aneh di tubuhnya yang sedang mengandung tua...beliau dengan petunjukNYA bangkit dan berjalan menuju KABAH melaksanakan thawaf untuk mengingatNYA...dan ketika bayi di dalam kandungannya menunjukan tanda-tanda kelahiran, Fatimah berdoa pada Rabbnya, agar jangan mempermalukannya apabila ia harus melahirkan di sekitar KABAH....lalu tiba-tiba pinggir Kabah ( yang kita kenal dengan Ruku Yamani) terbuka dan menarik Fatimah binti Assad kedalamnya...disitulah Sang Putra Kabah ALI bin ABI THALIB lahir ke dunia, pada bulan ALLAH ( 13 RAJAB )dan di rumah ALLAH....Raut muka bahagia terhias di wajah Fatimah , dia belum pernah merasakan sebahagia hari itu....bayi yang keluar dari rahimnya begitu tampan dalam keadaan memuji Rabbnya...Abu Thalib begitu khawatir akan ketidak hadiran istri tercintanya yang sedang hamil tua...tetapi jauh di lubuk hatinya dia merasakan ketenangan, dan ia pun bersama anak pamannya Muhammad bin Abdullah mencari Fatimah binti Assad...Yang menarik Fatimah binti Assad tidak masuk pintu Kabah tetapi ujung Kabah itu seperti retak terbuka lalu setelah Fatimah masuk kembali tertutup seperti sedia kala, sehingga tidak ada yang dapat masuk selain beliau. Sejarah mencatat dua atau tiga hari setelah berada di dalam Kabah, ia pun keluar menggendong bayi mungil nan tampan dengan izin Allah, dan di depan Kabah telah ada Rasulullah saww dan Abu Thalib. Beliau disambut oleh kedua lelaki yang dicintainya....Lalu yang pertama menggendong di pangkuannya adalah Rasullah saww, dan Rasulullah memberikan ujung jarinya pada mulut Ali kecil...dan Ali as pun begitu menikmatiknya hingga dahaganya terpuaskan....Itulah Ali as Sang Singa Allah, lahir di dalam KABAH di bulan suci Rajab dan dari ketika lahir sudah dalam dekapan dan didikan Nabi Allah Muhammad bin Abdullah serta di asuh dan dibesarkan di rumah Rasulullah saww. Sedemikian dekatnya hubungan antara Ali dan Nabi Allah saww. Betapa mulianya seorang wanita seperti Fatimah binti Assad yang mempunyai keturunan seperti Ali as dan anak asuh seperti Muhammad saww....Di saat ia akan menghembuskan nafasnya yang terakhir....beliau memohon Rasulullah yang mengurus jenazahnya dan karena beliau sangat takut apabila pada saat di padang Masyar manusia akan berjalan dalam keadaan telanjang, maka Rasul saww yang mengetahui kekhawatiran ibu angkatnya itu, Rasul saww yang mulia membungkus jenazah Fatimah binti Assad dengan jubahnya dan sebelum di masukan ke liang lahat, Rasulullah saww sengaja berbaring di lahatnya . Rasul saww tidak ingin ibu yang telah mengasuh, mendidik dan memberikan kasih sayang yang besar padanya terhimpit di liang lahat...karena tanahpun tidak akan menjepit apapun yang telah disentuh oleh KEKASIH ALLAH saww..Lalu pada saat ditanya di alam kubur...Rasulpun membimbing Fatimah....ketika ditanya oleh Malaikat tentang Imamnya....Rasul dari atas tiba-tiba berbicara putramu Ali bukan Aqil...karena pada saat itu Fatimah menjawab putraku (saja )...lalu Rasul membimbing ALI bukan Aqil ( Aqil adalah saudara ALI ).....Begitulah putri Assad istri Abu Thalib pembesar suku Quraish dan ibunda tercinta dari Sang Putra Kabah- ALI bin ABI THALIB mengahkiri hidupnya....begitu indahnya....siapapun yang berbuat baik terhadap para WALI dan KEKASIH ALLAH, tentu ganjarannya sangatlah tinggi....Assalamualaiki ya Fatimah binti Assad...ya ummul Ali....kami memohon syafaatmu nanti ....engkau yang sangat di muliakan ALLAH....Selamat atas putramu ya Fatimah....ALLAH telah menjadikan ALI WALI ALLAH dan IMAM untuk seluruh alam semesta ini....Selamat atas kemuliaanmu yang telah diberikan kepercayaan ALLAH melahirkan seorang putra KABAH ALI bin ABI THALIB, IMAM kaum mukminin.......YA ALI....Shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum.....ADRIKNA ya MAHDI....

No comments:

Post a Comment