The Peak of Sacrifice



" Sesungguhnya ini adalah ujian yang nyata. Dan KAMI menebusnya dengan sembelihan yang 'agung' "( QS 37 : 106 - 107 )

Ketika Nabi Ibrahim as di perintahkan menyembelih putra kesayangannya Nabi Ismail as, Allah SWT menggantikan putranya dengan seekor kambing, sehingga Nabi Ismail as terselamatkan. 

Dan kedua Nabi Allah tersebut telah lulus dalam ujian yang di berikan oleh Allah SWT, karena keduanya mematuhi perintahNYA, walau pada akhirnya tidak ada yang di korbankan. Sekarang pertanyaan kita, siapakah yang Allah SWT maksudkan dalam surat Ash Shaaffaat ayat 107 yang Allah SWT tebus dengan sembelihan yang 'agung'. Pada kasus Nabi Ibrahim as, ternyata Nabi Ismail as tetap selamat , dan di gantikan dengan seekor kambing. 

Apakah ada seekor kambing yang agung , karena dalam kasus tersebut tidak disebut-sebut lagi kambing tersebut, apabila kambing tersebut dinyatakan agung. Mufasir dari kalangan syiah yang sumber aslinya tentu dari Rasulullah saww mengatakan bahwa sembelihan yang agung itu adalah apa yang terjadi pada putra kekasih Allah - Rasulullah saww & Ali bin Abi Thalib as - al HUSAIN ibn ALI as yang telah di sembelih oleh musuh Allah yang mengaku beragama Islam di padang Karbala.

Al Husain ibn Ali as adalah puncak dari pengorbanan dalam sejarah manusia umumnya dan sejarah Islam khususnya. Demi tegaknya ajaran Islam dan langgengnya agama kebenaran Islam, Husain ibn Ali as rela mengorbankan dirinya yang suci serta keluarganya serta para sahabatnya yang setia di padang Karbala. Nabi Ibrahim as pun menangisi al Husain putra suci dari keturunan Nabi Ismail as.

Assalamualaika ya Aba Abdillah Husain ibn Ali .... Ya Yabna Rasulullah...Ya Yabna Fatimah Az Zahra, di hari raya agung ini, kami memohon agar mendapatkan kebaikan di dunia ini serta syafaatmu di akhirat nanti...shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa aajil faraajahum....adrikna ya MAHDI

Show me to the real ONE...



Ketika kita bercermin, terlihat guratan garis-garis kerut pada wajah yang dulunya tak ada... terlihat beberapa rambut berwarna putih menyemarakan pada warna rambut yang asli.. bentuk tubuh sudah tak seperti dulu, terlihat agak kendur karena tak banyak berolah raga seperti dulu....what's the heck... itulah tanda kehidupan, semua berubah kearah kesempurnaan... 

itulah hukum alam , tidak ada seorang pun yang dapat menghindar darinya.... buat sebagian heran dengan menyebut proses tersebut proses kesempurnaan?? karena sesuatu yang statis, diam tak bergerak dan tak berubah itu namanya kematian... suatu proses alamiah yang jarang orang mensyukurinya... aneh memang kebanyakan orang berpikir selalu berlawanan dengan 'hukum alam ' yang Sang Kholik Alam Semesta telah ciptakan untuk makhlukNYA.

Makhluk yang bernama manusia, memang sangat unik. Mereka sangat senang pada sesuatu yang 'relatif' yang tidak abadi... hidupnya hanya di sibukan hanya untuk mengejar yang 'relatif'.. berebut kedudukan, jabatan , padahal mereka tahu persis itu semua hanya bertahan beberapa tahun saja, lalu sesudah itu ia pun akan tergantikan dengan yang lain yang lebih kompeten , menginginkan suami atau istri yang cantik dan ganteng... itu pun akan bertahan berapa lama, kecantikan dan kegantengan itu hanya terlihat beberapa tahun saja, rumah, mobil dan harta kekayaan yang mendukung posisi dirinya, apakah itu akan terus berada di sisi kita? dalam sekejap pun semua akan hilang apabila terjadi suatu musibah, gempa, tsunami misalnya.... 

Yang ada hanyalah diri kita yang di dalamnya ada potensi-potensi diri yang unik yang Tuhan Alam Semesta ini berikan padanya... dan itulah sesungguhnya harga atau nilai seorang manusia, yang ada di dalam 'aql' nya, intelektualnya, itulah diri mereka yang sebenarnya, yang walaupun tertimpa musibah tak akan hilang, dia tetap melekat pada orang itu... merugilah manusia yang tidak menghiraukan apa yang ada dalam dirinya, potensi-potensi yang ada dalam dirinya, karena itulah bekal yang Sang Kholik berikan pada setiap diri bernama manusia....

apabila 'harta karun yang tersembunyi' itu di gali, di kenali, di angkat ke permukaan dirinya, maka dia akan mengenal dirinya, dan ini berarti dia sedang mengenali Tuhannya.... 

Dan inilah yang abadi... kemanapun kita pergi selalu kita bawa dan ini pula senjata kita dalam mengarungi lautan kehidupan yang penuh liku-liku dan membahayakan... kekuatan inilah yang Sang Kholik bekali pada setiap diri untuk dapat berjalan menujuNYA dengan selamat.

Ya Allah... berikanlah kami kekuatan untuk dapat menemukan diri-diri kami yang sesungguhnya... Perlihatkan kami pada yang sesungguhnya.... karena denganNYA lah kami akan bersamaMU dan selamat menuju jalanMU... shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa aajil farajahum... ADRIKNA YA MAHDI

To LOVE YOU is the ultimate joyous


When your name is mentioned, my heart is pumping so fast
When your name is read , tear in my eyes are slowly drops
Then when I read what you have done for the humanity, my book is become wet
Your action is an idol, a patron for every human being...so noble, so wonderful....There is nothing else in this world could be compared with such a higher level as YOU
Oh my Maulaya....YOU are sooo beautiful, so inspiring , so alive, how could I live without YOU....please never leave me even in second... I really really need YOU....always...miss you always... YOU know what I feel, as I am trying to feel YOU also inside me.....help me to be always feel you.... please take the curtain out that make me could not feel and see YOU.... there is nothing else in these world as important as YOU...as a worthy as YOU....my nothingness so helpless without YOU...YOU make me exist.. My LOVE, please make me manifest YOU as much as possible.... This undescribing feeling ..longing to reach you.... carees me, please ..so my heart will feel the joy and feel at ease all the times... kindly please accumulate YOUR LOVE in every second of my breath and in every step I move...I swear to the great Creator that to LOVE YOU is the ultimate of joyous... kindly accept my love please, I beg you My Maulaya........ shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa aajil farajahum....adrikna ya MAHDI

Know well your destination...




Ketika kita berencana untuk berpergian ke suatu kota atau negara, tentunya banyak pekerjaan yang harus kita persiapkan demi terwujudnya rencana kita tersebut. 

Pertama kita harus mengetahui terlebih dahulu kota atau negara tujuan itu dengan pasti, kemudian kita pun harus mengetahui bagaimana kita menuju kota atau negara tersebut. Jalan mana yang akan kita tempuh, tentu disini kita memerlukan penunjuk jalan yang terbaik dan terkini. Setelah itu kita akan menentukan pilihan, bagaimana agar kita dapat berada di negara tujuan dengan aman. 



Dalam hal ini kita pasti memilih kendaraan yang sangat terpercaya dan terbaik , agar hati kita tentram dan yakin akan dapat selamat sampai di tujuan. Untuk mengetahui kendaran yang terbaik dan terpercaya tentunya dibutuhkan pengetahuan yang baik serta informasi yang maksimal agar tidak kecewa nantinya.

Begitu pula kita di alam dunia ini,haruslah mengetahui tujuan dari keberadaan kita disini. Setelah mengetahui akan kemana kita nantinya, tentunya kita harus melakukan persiapan demi tercapainya tujuan tersebut dan pastinya ingin aman dan selamat sampai di tujuan, untuk itu kita akan memilih pemandu jalan yang terbaik, yang paling berilmu pengetahuan tentang seluk beluk kehidupan di alam sini maupun di alam tujuan akhir tersebut.

Sungguh celakalah, bila kita tidak mengetahui tujuan dari keberadaan kita di dunia ini, karena ini sangat mempengaruhi segala sikap dan tindakan kita dalam keseharian kehidupan ini. Hidupnya hanya di habiskan untuk memenuhi kepentingan di alam dunia ini. Sedangkan faktanya, bahwa kehidupan di alam dunia ini hanyalah sementara dan yang abadi adalah di alam akhirat. Oleh karenanya, pengetahuan tentang alam akhirat ini, sudah menjadi suatu kewajiban sebagaimana termaktub dalam pilar2 agama Samawi - agama Ibrahimik. 

Fakta pun menyatakan bahwa semua yang bernyawa akan menghadapi kematian dan tidak ada satu orangpun yang dapat menolongnya untuk dapat lolos dari kenyataan ini. Jadi sesungguhnya, kehidupan di alam dunia ini hanyalah untuk mempersiapkan kehidupan kita berikutnya di alam akhirat , tempat kita yang abadi. Siapapun yang menyangkal fakta ini , tentunya akan sangat sangat merugi, karena waktu kehidupan di dunia ini hanya di habiskan untuk membuatnya sengsara di alam akhirat nanti. 

Siapapun yang tidak menyadari dan memulai melangkah mengadakan perjalanan ke alam 'asal'nya, akan membuang waktu yang sangat berharga yang Sang Maha Pencipta berikan dengan sia sia belaka. Inilah sesungguhnya faktor penentu, yaitu mengetahui tujuan hidupnya secara benar dan mempersiapkan dirinya dengan usaha maksimalnya demi keselamatan dirinya di kehidupannya yang abadi.

Tujuan penciptaan adalah untuk mengenal Sang Kholik - Allah Rabb al alamin , seperti termaktub dalam QS 51:56 . Untuk dapat mengenal Sang Pencipta Alam Semesta ini, Allah mengutus para Nabi, Rasul dan Ulil Amri yang mewakilkan keberadaanNYA di alam dunia. Karena untuk mencapai tujuan, kita memerlukan penunjuk jalan untuk menujuNYA yang ditunjuk langsung oleh Allah SWT. Sehingga yang manusia harus lakukan untuk dapat menuju jalanNYA, mencari, dan mengenal secara 'dekat' penunjuk jalanNYA yang dipilih langsung olehNYA, agar dapat sampai ketujuan dengan aman dan selamat. 

Tentunya untuk mencapainya diperlukan usaha yang keras dan serius serta berpengetahuan untuk menjalankannya. Apabila kita selama ini belum menemui Sang penunjuk jalan yang di pilih oleh Allah SWT, tentu ini adalah suatu handycap kita menuju jalan yang benar yang Allah telah tentukan. Bagaimana bisa seseorang pergi ke suatu tempat tujuan tanpa 'guide'yang benar dan belum pasti akan sampai di tujuan.

Apabila telah menemukannya, kenalilah secara baik, jalinlah hubungan hingga kita dapat merasakan selalu kehadirannya dalam setiap langkah kehidupan kita. Karena dengan demikian perjalan kita menujuNYA terasa dalam bimbinganNYA, terjaga, terlindungi. Segala keputusan kita pun akan selalu berdasarkan bimbinganNYA, tentunya ini merupakan usaha yang besar dan sangat di butuhkan tekad yang sangat kuat dengan selalu memohon pertolonganNYA agar selalu terus istiqamah di jalanNYA. Pengorbanan akan keinginan diri yang seringnya akan menjerumuskan diri kita ke jalan selainNYA harus terus di perhatikan. KeinginanNYA diatas segala keinginan diri, sungguh suatu perjuangan yang dalam agama pun dianggap perbuatan yang sangat mulia - jihad al akbar - jihad al nafs.

Sungguh sangat berbahaya, apabila kita tidak mengetahui juga apa akhir dari tujuan penciptaan ini. Karena merasa sudah puas dengan yang di lakukan untuk kehidupan spiritualnya, yang sesungguhnya ia baru sampai di pertengahan jalam, belum sampai ke tujuan akhirnya, tetapi ia telah berhenti sampai di situ, ini pun suatu perbuatan yang sia-sia. Seperti merasa sudah puas dengan segala ibadah yang dilakukannya ,sehingga tidak ada peningkatan dalam mendalami dan mempelajari ilmu yang dapat mendekatkan dirinya padaNYA, mencapai tingkatan 'penyaksian'.

Wallahuallam bi shawab... Ya Allah, perkenalkanlah aku padaMU , karena apabila tak KAU perkenalkan diriMU padaku , aku tak akan mengenal RasulMU, Ya Allah , perkenalkanlah aku pada RasulMU , karena apabila tak KAU perkenalkan diriku pada RasulMU, aku tak akan mengenal HujjahMU, Ya Allah , perkenalkanlah aku pada HujjahMU, karena apabila tak KAU kenalkan diriku pada HujjahMU, aku akan tersesat dari agamaMU....shalawat ala Muhmammad wa aali Muhammad wa aajil farajahum..Adrikna ya MAHDI

When the myth's being broken


The myth of pineapple in this country is completly absurd. Girls are warned to eat one of the fruits of God. This information just to brake these traditions.

Pineapple is the common name for an edible tropical plant and also its fruit. It is native to the southern part of Brazil and Paraguay.
This herbaceous perennial plant grows to 1 to 1.5 meters tall with 30 or more trough-shaped and pointed leaves 30 to 100 centimeters long, surrounding a thick stem.
The pineapple is an example of a multiple fruit: spirally-arranged flowers along the axis each produce a fleshy fruit that becomes pressed against the fruits of adjacent flowers, forming what appears to be a single fleshy fruit. Pineapple is commonly used in desserts and other types of fruit dishes, or on its own.
Pineapple is low in fat and cholesterol and rich in calcium, potassium, copper, manganese, fiber and vitamins B1, B6 and C.

Delicious
A good, juicy ripe pineapple can satisfy a sweet craving as well as any chocolate bar. In addition to being a delicious food, pineapple has many health benefits.
The obvious benefits of pineapple are all the vitamins and minerals the fruit is loaded with. Its nutrients include calcium, potassium, fiber and vitamin C. It is low in fat and cholesterol.
The benefits of pineapple can be achieved by eating fresh, canned or frozen pineapple or by drinking its juice.
One of the benefits of pineapple is that it helps build healthy bones. Pineapples are rich in manganese, a trace mineral that is needed for your body to build bone and connective tissues. Just one cup of pineapple provides 73 percent of the daily recommended amount of manganese. The benefits of pineapple can effect the growth of bones in young people and strengthen the bones of older people.

Colds & Coughs
While many people often take extra vitamin C or drink extra orange juices when they have a cold, few consider eating pineapple.
The benefits of pineapple when you have a cold or cough are the same as the benefits of orange juice, but there is an additional benefit of pineapple. Bromelain, which is found in pineapples, has been found to help suppress coughs and loosen mucus.

Medicinal Uses
Pineapple has tonic, antioxidant, anti-inflammatory and laxative properties. It helps prevent macular degeneration and improves vision.
It helps relieve rheumatoid arthritis symptoms and is good for mild to moderate osteoarthritis of the knee.
Pineapple is effective in angina because of its effect in removing arterial walls plaques.
It is good for patients with heart disease, as it lowers cholesterol and blood pressure, and prevents atherosclerosis.
Regulating the function of thyroid gland, it is effective in treating goiter. Because of its high vitamin C content, pineapple helps build and repair tissue and promotes wound healing. It also absorbs iron and synthesizes amino acids and collagen.
It helps combat memory loss, depression and melancholy. It is particularly good for women suffering from painful cramps.
Pineapple stem acts as a defense against certain types of cancer such as ovarian, breast, lung, colon and skin malignancies.

* from tebyan.net

Bangunlah wahai Pemudi Pemuda.....


Allah SWT dalam salah satu firmanNYA menyatakan kita dilarang shalat dalam keadaan mabuk. Apabila kita mengartikan mabuk itu meminum khamar, ini memang arti yang paling rendah - karena khamar dalam ilmu fiqh itu haram, bagaimana orang yang melakukan sebuah tindakan haram melakukan shalat? Tentu, makna yang lebih nyata lagi adalah kebanyakan manusia ini, mabuk oleh kenikmatan duniawi , sehingga sering dia lalai dan lupa diri.
Dan ayat yang lain Allah SWT pun memperingati orang yang shalat namun dalam keadaan lalai (QS 107 : 4-5)

Rasulullah saww yang mulia pun pernah berkata dalam hadisnya, bahwa kebanyakan manusia di dunia ini, hanya tertidur, dan baru akan bangun ketika sudah di alam kubur.
Sungguh kita selama ini seperti mayat-mayat hidup, yang wujud zhahirnya saja manusia , tetapi 'tamasul' kita mungkin binatang yang sesuai dengan karakater binatang yang kita mempunyai kemiripan dengannya, bagi yang dapat melihat batin yang ada pada diri kita, karena dengan kelalaian kita yang sedang menikmati berbagai nikmat Allah, kita dibuatnya'mabuk', sehingga ruh/jiwa kita mentransform wujud-wujud 'kebintangan' yang sedang kita perankan...inna lillahi... Oleh karena itu untuk mengetahui apakah kita ini dalam keadaan 'bangun' atau 'tidur', sangat sulit untuk terditeksi oleh diri sendiri, hanya para urafa yang telah mencapai maqam tertentu. Tetapi, apabila suara hati nurani = suara Tuhan sudah tak terdengar lagi, sehingga hidup kita hanya disibukan oleh hal-hal yang berbau materi saja, hendaknya kita segera mengambil tindakan.

Supaya kita tetap 'alert' & 'awake', kita harus berusaha membersihkan diri kita serta memperbaiki diri dengan mempraktekan kehidupan spiritual kita sesuai dengan ketentuanNYA. Adapun resep dari salah seorang ulama, dimana Insha Allah apabila kita mempraktekan amalan di bawah ini akan mem'bangunkan' kita dari tidur nyenyak , sehingga kita selalu dalam keadaan 'sadar' , dan selalu mengingat Allah SWT serta selalu dalam lindunganNYA :

1. Membaca Al Qur'an - kitab Allah, setelah shalat wajib ( min 50 ayat )

2. Membaca Dzikir nabi Yunus pada saat di dalam ikan paus : "La ilaha ila anta subhanaka inni kuntu minal dzalimin" ( 100 - 400 x )

3. Menjauhi perbuatan maksiat ( ini menjadi pra syarat dari semuanya, karena mana mungkin kita yang ingin membersihkan diri, pada saat yang sama berbuat maksiat

4. Melakukan amalan-amalan yang wajib

5. Muraqabah - introspeksi diri tentang apa yang sudah kita kerjakan, memohon ampun apabila kita melanggar ataupun berbuat yang tidak di ridhaiNYA, selalu beristigfar

6. Shalatlah di awal waktu

7. Mengetahui apa tujuan hidup. Seperti, untuk apa kita diciptakan dan akan kembali kemana kita nanti, apakah kita sudah mempersiapkan diri untuk akhirat kita

8. Ma'rifat ALLAH SWT - Mengenal Allah SWT adalah sebaik-baiknya ibadah. Kenalilah Allah melalui makhluk ciptaanNYA, pelajari tentang apa itu akhirat, alam barzah, dan Al Quran-kitab Allah, serta semua yang berhubungan denganNYA .

9. Memberikan adab pada jiwa - nafs kita dengan menahan lapar di siang hari... puasa lebih baik tetapi apabila tidak , makanlah secukupnya , belajar menahan lapar, ini sangat baik untuk jiwa kita

Apabila kita melaksanakan ke sembilan resep yang diatas berarti kita sedang bertanggung jawab kepada Allah SWT. Sebaiknya dilakukan selama 30 hari berturut turut(tidak ada jeda)agar membawa dampak pada jiwa kita. Insha Allah , setelah itu akan ada perubahan dalam diri kita, misalnya dapat 'melihat' serta merasakan nikmat Allah, dan kita akan membenci segala kebatilan serta menghindar dari segala yang bentuk kemaksiatan. Tentunya, masih banyak resep-resep yang lainnya. Intinya, selalu berusaha mengenali diri atau jiwa kita, karena dengan mengenal diri kita, berarti kita telah mengenalNYA, dan akan menjadi'tahu diri'. Dan , dengan mengenalNYA berarti kita juga akan cepat mengenal Imam Zaman kita, dimana kita wajib mengenalinya, apabila kita mengimaninya.

DOSA adalah musuh terjahat jiwa kita, oleh karena itu bangunlah dari tidur nyenyak.. ingatlah DIA dalam setiap keadaan dan jauhilah apa yang DIA larang... siapa lagi kalau bukan kita yang sangat menyayangi diri/ jiwa kita, kalau bukan diri kita sendiri. Wallahu alam bishawab

Mohonlah pertolonganNYA - pertolongan Imam Zaman atfs agar kita selalu terjaga dari yang tidak di ridhaiNYA... shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa aajil farajahum .. ADRIKNA ya MAHDI