Lonely Heart...


Terasa sekali, ketika melihat orang yang kita pernah'kenal', terkejut melihat adanya perubahan pada diri kita... terlintas di wajahnya yang menatap penuh dengan pertanyaan..Tetapi, anehnya, apabila perubahan itu kearah perubahan 'ukhrawi' (bukan 'duniawi'), seolah terjadi KESALAHAN BESAR telah terjadi pada diri orang itu....karena tidak sesuai dengan arus kehidupan yang ada... dan apabila perubahan itu dengan bertambah nilai materi, seperti, dari biasa-biasa saja menjadi 'kaya', dari punya motor menjadi mobil, dari gemuk menjadi kurus, dari rumah kecil ke rumah besar....tentu ini menjadi pujian dan acungan jempol dan itulah 'kesuksesan'. Hampir semua orang berpendapat demikian...'wah dia jadi maju...hebat...prestasilah yang disandangnya.. Penilaian ini bukan berarti tidak bagus...tentu ini suatu prestasi, apabila semua hasil usaha halalnya dan jelas apa maunya orang tersebut...Apabila perubahan seperti yang terjadi yang pertama... ini akan banyak menimbulkan berbagai pertanyaan karena tidak sesuai dengan 'gaya hidup' kebanyakan, dan memang kehidupan materinya sering menjadi lebih sederhana dari sebelumnya, lebih sedikit atau kecil dari sebelumnya, lebih mengacuhkan akan kebutuhan-kebutuhan sementara itu, atau dengan kata lain tidak menjadikannya sebagai prioritas lagi, yang penting buatnya adalah 'cukup' dan berbuat sesuatu untuk yang 'memerlukan' ...Tentu sikap ini berdasarkan keputusan-keputusan yang matang dan telah di telaah sebelumnya....tetapi apa respon sekitarnya, adalah kecaman dan menganggapnya 'set back'... Barometer hidup saja sudah dibatasi dan di streo type kan, sehingga barangsiapa yang tidak seperti kebanyakan, maka dia telah mengalami'set back' alias ketinggalan zaman , mundur ke zaman jahiliah... sesungguhnya siapa yang kembali ke zaman jahiliah itu??? seandainya mereka 'TAHU'...

Apabila di ukur dari kaidah 'MASLOW' orang memang harus cukup dengan kebutuhan dasar dulu baru dapat bergeser ke kebutuhan yang lebih tinggi seperti spritual...harusnya dari sini mereka bisa mengetahui...padahal sesungguhnya kebutuhan dasar itu adalah 'fitrah' yang bagi setiap diri harus TAHU siapa dirinya dan dari mana dia berasal.. Kaidah-kaidah dari Barat memang terlihat 'benar', tetapi apabila di teliti lebih dalam seperti Maslow katakan, sepertinya orang yang belum mendapatkan kebutuhan-kebutuhan dasar( makan, minum, berkeluarga dlsbnya) tidak akan dapat mencapai tingkatan kemanusiaan atau spiritual?? sepintas sepertinya benar , karena di Barat orang-orang seperti Bill Gate, karena sudah 'mentok' prestasi keduniaannya, maka terlintas oleh untuk menolong orang-orang tidak mampu.. lalu bagaimana dengan orang seperti Madame Theresa?? Kebanyakan pemikir Barat terbentur pada Hukum nonkontradiksi dan ini jelas error...
Kembali ke masalah diatas, opini kebanyakan dengan melihat 'perubahan' dalam diri orang selalu dari kaca mata 'matrialistik', selalu berhubungan dengan 'kuantitas', popularitas...apabila kebalikannya maka itu dianggap 'set back'...Anehnya orang-orang tidak suka adanya perubahan yang 'bukan materi' ini, bahkan orang-orang yang merasa dekat dengan kita....kita sungguh dapat merasakan bagaimana reaksi mereka terhadap adanya perubahaan itu.... sepertinya orang-orang itu lebih senang ketika kita JAUH dari Tuhan kita dari pada jauh dari 'kesenangan' mereka ... Inna lillahi..begitulah kenyataan yang ada .... melihat orang yang sedang KEMBALI adalah tabu?? tetapi ini bukan saja terjadi pada yang 'tidak mengenal TUHAN', bahkan yang merasa tahu tentang TUHAN, apabila ada yang lebih cepat jalan kembalinya.... mereka sepertinya 'risi' ada ketidak sukaan tampil dalam wajahnya??? aneh?? bukan?? sepertinya lebih senang melihat orang dalam keadaan 'stagnan'...harus di bawah dirinya??? PENYAKIT HATI ini....ternyata lebih banyak terdapat di kalangan yang mengaku mengenal TUHAN...bagaimana dengan bunyi ayat suci Al Quran di surat Al Mulk ayat 2 ?? Wallahualam bishawab....Shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum....ADRIKNA ya MAHDI

No comments:

Post a Comment