Melihat serta mengamati apa yang sedang terjadi di sekitar kita maupun apa yang terjadi di belahan bumiNYA sebelah sana.... semakin lama semakin terlihat jelas, wajah-wajah yang dulunya terlihat menarik, cantik, anggun dan sangat menggairahkan , ternyata hanya topeng yang ber make-up tebal, sekarang lama kelamaan layu, luntur, tua bangka dan menjijikan, tampaklah wajah aslinya. Tuhan telah memberitakan dalam kitab suciNYA dan terangkum dalam perkataan-perkataan NabiNYA yang Mulia serta para WashiNYA yang terpilih, bahwa " dunia ini adalah tawanan bagi yang beriman dan surga bagi para pembangkang " . Tentu, karena cara pandang dari keduanyalah, itulah yang membedakan apa arti sesungguhnya 'dunia' itu .
Terlihat betapa penting dan essentialnya, ma'rifah pada Sang Kholik Pemilik Alam Semesta ini. Yang sangat mengherankannya memang, manusia lebih cenderung ingin mengetahui tentang diri orang lain dari pada dirinya sendiri, dan selalu percaya pada perkataan sesama manusia dari pada firman-firman Tuhan, yang menurutnya perkataan Tuhan adalah sesuatu yang 'tak nyata' alias 'ghaib' dan tak terindrai...lain halnya dengan buku-buku para pemikir yang di bacanya, tak banyak berkomentar dan langsung di percayainya, tetapi aneh bin ajaib dengan 'buku dari Tuhan' alias 'kitab suci Al Qur'an'.
Apabila yang datang dari kitab suciNYA, mereka mencoba mendebat, membantah dan berusaha untuk menjadikan pendapatnya diatas Al Qur'an ( naazubillah ), karena merasa banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginan dirinya, tetapi apabila buku yang di karang oleh seorang yang dia anggap 'pintar' dan berbobot, misalnya, langsung dia telan mentah-mentah dan percaya seratus persen, tanpa ingin mempertanyakan kebenaranNYA.... tetapi selagi sewaktu dia membaca kitab suciNYA, dia pun berkata, MAHA BENAR ALLAH dengan segala FirmanNYA... sungguh suatu kontrakdiksi ..dan ini terus menerus di lakukannya dalam setiap langkah kehidupannya...keinginan diri yang selalu mendorongnya untuk berbuat demikian...dan secara tidak sadar dirinya telah di kuasai musuhNYA dan musuh dirinya yang nyata, yaitu iblis alias setan terkutuk yang karenanya Nabi pertama Allah - Adam as turun ke dunia.....
Manusia sibuk meneliti sesuatu di luar dari pada dirinya, tetapi jarang yang ingin tahu siapa dirinya , apa yang ada di dalam dirinya, kenapa dirinya ada di bumiNYA, untuk apa dirinya di ciptakan, akan kemana dia setelahnya. Tetapi, anehnya lagi, manusia hanya selalu ingin memikirkan dirinya, dalam artian, 'kepemilikan' ; ini punya saya, saya harus punya ini dan itu, orang lain nanti dulu, yang dia lihat hanya dirinya sebagai pelaku jasadnya- peran diri dalam kehidupannya, siapakah aku- jawabanya selalu , aku adalah si pemilik rumah indah, pemilik mobil mewah , mempunyai istri cantik, aku adalah seorang direktur utama , penyumbang terbesar dlsb nya.
Di akhir tahun selalu berencana, bagaimana dia 5 sampai 10 tahun ke depan dalam hidupnya, ini pun dalam rangka 'kepemilikan haknya' .... lupa bahwa dirinya bukan siapa-siapa, tak punya apa-apa, dan hidupnya hanyalah sementara saja... sementara tentang rencana hidup yang untuk selamanya dan kekal adalah di akhirat...karena tak dapat di prediksi, tak termasuk dalam perhitungan rencana hidupnya....ya hidupnya...karena akhirat, menurutnya adalah berhubungan dengan kematiaan, sehingga tak terencanakan .... padahal dirinya tahu benar bahwa KEMATIAN adalah sesuatu yang PASTI dan TAK DAPAT DIHINDARI..... nah logika nya menjadi tidak jelas....padahal dalam setiap pembicaraannya selalu berprinsip pada logika, katanya... sungguh aneh , tentunya menggunakan logika yang tidak benar, sehingga hasilnya demikian.... Apabila logika nya di gunakan dengan tepat dan benar, pasti segala perilakunya pun tidak mungkin demikian.... segalanya yang di kerjakannya , hitung-hitungannya serba terbalik....matematika langit dan bumi ternyata jauh berbeda....
Teringat ketika putri nabi tercinta Fatimah Az Zahra a.s berkata bahwa Salman al Farisi sangat kaget, tentang keadaan dirinya yang sangat serba kekurangan , lalu Rasulullah saww yang mulia berkata pada Salman al Farisi ra : " Wahai Salman, sungguh putriku berada diatas kuda tercepat".
Juga tuduhan kaum wahabi yang menyebut mazhab Syiah - syirik , karena mengagung2kan para Imamnya... JUSTRU dalam khotbahnya Sayidah Fatimah Az Zahra as , beliau as berbicara tentang falsafat syariat menjelaskan, yang diantaranya : " ....Allah menjadikan Imam sebagai penyuci jiwa dari syirik , dan menjadikan ketaatan pada Imam AB as untuk mengatur agama, serta menjadikan kepemimpinan Imam AB as sebagai jalan keselamatan dari perpecahan.... " .
Lihatlah , sungguh tuduhan wahabi (dengan cara berpikir yang 'kacau' ) dapat menghasilkan kesimpulan yang salah dan menjadikan maknanya berbanding terbalik dengan pengertian yang seharusnya... tak memahami apa arti 'tajaliat' atau manifestasi Tuhan, berarti selama ini mereka itu menyembah siapa?? Tuhan??
Kebenaran yang berabad-abad di tutup-tutupi , alhamdulillah kian lama kian terangkat ke permukaan... karena CAHAYA MATAHARI tak akan dapat tertutupi , karena fitrah alam ini sangatlah membutuhkannya.
Bayangkan orang yang bersembunyi di gua, pada suatu saat, pasti dia akan keluar mencari secercah cahaya yang sejati, karena lilin-lilin kecil dan lentera-lentera yang di usahakan untuk mendapatkannya, pasti tak akan abadi, pada akhirnya, akan mati, entah itu karena habis atau pun rusak....
Bayangkan orang yang bersembunyi di gua, pada suatu saat, pasti dia akan keluar mencari secercah cahaya yang sejati, karena lilin-lilin kecil dan lentera-lentera yang di usahakan untuk mendapatkannya, pasti tak akan abadi, pada akhirnya, akan mati, entah itu karena habis atau pun rusak....
Begitu pula dengan cara berpikir yang acak dan kacau, tak mungkin dapat terus membahagiakan kehidupan seseorang.. kebutuhan akan yang ABADI jauh lebih bermanfaat bagi kesehatan jiwa kita dari pada hanya sekedar pemuas badani yang sementara....
Kejahatan rezim Zionist , yang dulunya tak terlihat dan malah terlihat menarik dan menggairahkan bagi kaum awam kebanyaka , perlahan-lahan terbukalah bau busuknya dan PASTI akan HANCUR...Marilah kita mulai menghitung hari-hari kehancuran rezim kejam zionist....
Persiapkan diri untuk menyambut datang sinar matahari sejati yang selama ini tertutupi awan tebal.... buang jauh-jauh karat-karat dalam diri dan jiwa ini....bangkitlah untuk memperbaiki diri-diri yang telah lama bercampur dengan noda-noda' syirik', yang menjadikan diri kita tuhan-tuhan kecil...hancurkan tuhan-tuhan kecil yang ada dalam setiap diri....karena SANG RATU ADIL akan segera muncul....berlombalah untuk dapat tampil indah di hadapanNYA.....al aajal al aajal ya Maulaya ya Shabil al Zaman atfs....shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum....ADRIKNA YA MAHDI
Persiapkan diri untuk menyambut datang sinar matahari sejati yang selama ini tertutupi awan tebal.... buang jauh-jauh karat-karat dalam diri dan jiwa ini....bangkitlah untuk memperbaiki diri-diri yang telah lama bercampur dengan noda-noda' syirik', yang menjadikan diri kita tuhan-tuhan kecil...hancurkan tuhan-tuhan kecil yang ada dalam setiap diri....karena SANG RATU ADIL akan segera muncul....berlombalah untuk dapat tampil indah di hadapanNYA.....al aajal al aajal ya Maulaya ya Shabil al Zaman atfs....shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum....ADRIKNA YA MAHDI
Selamat pada MU ya Baqiatullah fil Ardhin.... atas hari kelahiran kakek tercintamu Imam Ali bin Musa ar Ridha as pada 11 Dzul Qadah ... segerakanlah kemenangan agamuMU, dan hancurkanlah para musuhMU yang sudah sangat melampaui batas... sungguh kami sangat merindukan MU... sampaikan salam yang paling tinggi dan hormat pada Rasulullah saww, Sayidah Fatimah as , Imam Ali as beserta para keturunannya yang disucikan....Allahumma shali ala Muhammad wa Aali Muhammad wa aajil farajahum.....










