Tak kuasa membendung air mata yang tiba-tiba mengalir
Terlalu banyak melihat yang tentunya pun sangat membuatMU menangis
Dimana-mana terlihat kepalsuan, keserakahan, kebohongan, ketidak adilan, kemaksiatan
Terus menerus silih berganti tanpa henti, sehingga wajah-wajah mengerikan seolah mengelilingiku.....
Teringat, ketika Sayidah Zaenab binti Ali a.s berkomentar setelah beliau menyaksikan kebrutalan manusia-manusia hina dina di zamannya, yang membantai kakak tercinta serta anak-anak dan keluarga tercinta lainnya, beliau malah melihat keindahan Sang MAHA Kuasa Alam Semesta di dalam musibah besar tsb.
Bersyukur, telah mengenal sosok-sosok mulia yang dimana kita diharuskan mencontohnya
Sehingga, kegetiran diri ini menjadi terlihat kecil dan sangat tak berarti..
Kejahatan semakin merajalela, dan si penjahat terus berusaha berbuat jahat sambil menyanyikan lagu-lagu 'perdamaian', sehingga banyak menarik penggemar yang 'buta'
Si Mazlum terus menerus di tindas dan ketika melawan dan bangkit, mereka di tuduh sebagai si pelaku kejahatan tersebut, dan para penggemarnya, setuju dan terus menuduh si mazlumlah yang mempunyai niat jahat. Bayangkan, si mazlum yang lemah tak berdaya terus menerus di aniaya dan sekaligus di tuduh sebagai teroris..
Si penjahat berteriak seolah-olah mereka lah yang 'tersakiti' dan hidup mereka terancam oleh si Mazlum yang bangkit dan terus bertahan membela diri-diri mereka yang teraniaya..
Bersyukur di belahan barat sana dan sebagian belahan bumiNYA , mereka semakin ' melihat' dan menyadari , siapa pelaku kejahatan itu dan siapa yang teraniaya...Mereka terus mencermati dan berkesimpulan , ternyata si pelaku kejahatan adalah pemerintahannya sendiri dan bahkan keluarganya sendiri. Dan mereka pun berteriak dan bersikap...
Sikap seperti itu tentunya sangatlah banyak menolong untuk menyuarakan penderitaan si mazlum
Di lain pihak....sungguh sangatmenyedihkan .... karena masih banyak juga yang tidak peduli akan keadaan dan hanya menjadi penonton pasif tak berdaya...bahkan mereka sibuk dengan menjadikan dirinya 'tuhan'; ingin di puji, ingin menguasai, ingin beribadah hanya untuk kepuasan dirinya saja, sehingga hal-hal yang menyedihkan tadi tak terlihat dan sangat tak berarti di mata mereka.... karena...
Tak membawa keuntungan untuk diri mereka, jadi tak terhitung dalam derap langkah hidupnya... hidup hanya di isi dan disibukan dengan kepentingan-kepentingan dirinya dan keluarganya....
Lupa akan pesan yang di bawa oleh para Nabi Allah as dan keluarganya, yang seluruh hidupnya hanya untuk umatNYa... dalam berdoa pun mereka menagajarkan untuk selalu mendahulukan orang lain dari pada keluarga dan dirinya... Kenyataannya para pelaku ibadah sekalipun sudah banyak yang lebih mencintai diri dan keluarganya lebih dari Allah, Rasul saww dan keluarganya...sehingga jelas, tak mungkin muncul adanya kebangkitan diri di dalam jiwa-jiwa pencinta diri...
Matematika langit sangatlah berbeda, semakin kita berbuat untuk para mustadafin, semakin Allah menjaga kita, karena para Aulia Allah, para Imam as , serta Rasul Allah selalu berada di sekitar para MUSTADAFIN dari pada tempat lainnya....apalagi tak mungkin mereka para Wali Allah as berada di tempat-tempat para mutakbirin dan pencari kenikmatan dunia
Matematika langit sangatlah berbeda, semakin kita berbuat untuk para mustadafin, semakin Allah menjaga kita, karena para Aulia Allah, para Imam as , serta Rasul Allah selalu berada di sekitar para MUSTADAFIN dari pada tempat lainnya....apalagi tak mungkin mereka para Wali Allah as berada di tempat-tempat para mutakbirin dan pencari kenikmatan dunia
Mereka si penjahat memang tak bermoral dan tak pernah mendengar ayat-ayat Tuhan, ya walau mereka mendengar tetapi karena disibukan oleh nafsu syetaninya, sehingga menjadi tak terdengar - filosofi syetan sangat jelas, mereka sadar dan sangat tahu bahwa diri mereka terkutuk, tetapi pada waktu yang sama, mereka berusaha terus menghancurkan umatNYA agar mereka dapat mengumpulkan banyak kawan di jahanam sana.... so it's nothing to loose... just do evil things as much as you can.... naudzubillah
Adapun, mereka si ahli ibadah yang asyik dengan 'dirinya', melihat segala sesuatu yang bukan urusannya tak terlihat, IRONIS tentu, urusan mereka yang sesungguhnya adalah yang diperintah Allah SWT untuk mereka seharusnya peduli, umatNYA , dimanapun mereka berada dalam keadaan teraniaya ( kaum mustadafin, kaum yang hak-hak nya teraniaya - tidak harus dari golongan 'miskin' )
Topeng-topeng kemunafikan selalu berpesta dalam karnaval di zaman ini, dan zaman-zaman sebelumnya....Kaum ini yang sangat dibenci Tuhan.
Agar wajah asli tak nampak, maka nyanyian perdamaian selalu di dengungkan, itulah yang menahan mereka masih 'selamat' hingga kini....
Tetapi sampai kapan topeng-topeng itu akan tetap bertahan pada wajah yang buruk rupa ... yang lama-kelamaan pun akan mencederainya sendiri, dan ternyata sudah bernanah, menjijikan, sehingga bau nya pun , perlahan-lahan akan tercium....
Ya Penguasa Alam Semesta, ALLAH AZZA WAJALA, telah Engkau ajarkan agar kami selalu tawakal dan terus berusaha tegar dalam segala cobaan, oleh karenanya berikanlah kami kekuatan untuk selalu lulus dalam setiap cobaan yang KAU berikan.
Tolonglah , wahai Yang Maha Pemberi Nikmat, berikanlah kemenangan kepada para pejuang yang telah terus menerus teraniaya, yang dengan penuh ketangguhan dalam kesabaran di bumiMU, sungguh janjiMU adalah BENAR. Dan hancurkan para munafikun, kafirun yang dengan sengaja berencana untuk menghancurkan KEBENARAN yang ada di bumiMU, Ya AZIS, ya QAHAR, bukakanlah kedok-kedok kebohongan mereka, dan gagalkanlah segala rencana buruk dan jahat mereka.... Percepatlah kemendatangan HUJJAHMU yang terakhir, Al Muntadhar al QAIM atfs. Maafkan kami yang belum banyak berbuat ini untuk membela para hambaMU yang mazlum itu .....Hasbunallah wa nimal wakil, wala haula wala quata illa billahi aliyul adzim...shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum... ADRIKNA YA MAHDI
Tolonglah , wahai Yang Maha Pemberi Nikmat, berikanlah kemenangan kepada para pejuang yang telah terus menerus teraniaya, yang dengan penuh ketangguhan dalam kesabaran di bumiMU, sungguh janjiMU adalah BENAR. Dan hancurkan para munafikun, kafirun yang dengan sengaja berencana untuk menghancurkan KEBENARAN yang ada di bumiMU, Ya AZIS, ya QAHAR, bukakanlah kedok-kedok kebohongan mereka, dan gagalkanlah segala rencana buruk dan jahat mereka.... Percepatlah kemendatangan HUJJAHMU yang terakhir, Al Muntadhar al QAIM atfs. Maafkan kami yang belum banyak berbuat ini untuk membela para hambaMU yang mazlum itu .....Hasbunallah wa nimal wakil, wala haula wala quata illa billahi aliyul adzim...shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum... ADRIKNA YA MAHDI

No comments:
Post a Comment