Because of You....
Seorang Penegak Kebenaran yang dalam hidupnya selalu memperjuangkan, berapapun harga yang harus ditempuhnya, seperti; kehilangan putra kesayangannya , jauh dari keluarganya, dibuang dari negeri kelahirannya, di fitnah habis-habisan karena propaganda politik hegemoni dunia yang terus menerus selalu ingin menghalangi adanya KEBENARAN - al HAQ di muka bumi ini. Buatnya, itu harga yang tidak seberapa dari pada harus tunduk pada kepalsuan dan kemunafikan rezim hegemoni yang ada di dunia ini , yang sekali lagi buatnya tidak bermakna sama sekali, jadi tak mungkin membuatnya gentar apalagi takut.
Apapun selainNYA, akan dia tentang, akan dia hadapi dengan caraNYA, lembut dan penuh hikmat, sehingga semua akan merasakan betapa sesuatu yand datang dariNYA, akan mencerahkan pikiran-pikiran kusut serta terhindar dari tindakan-tindakan bodoh yang merugikan dunia. Cara Sang Imam Ruhullah Musawi Khomeini ra mendirikan Revolusi ini adalah suatu terobosan yang belum ada sebelumnya, pada suatu gerakan revolusi manapun yang pernah terjadi di muka bumi ini.
Sering kita mendengar bahwa 'suara rakyat adalah suara Tuhan' , dan inilah yang terjadi di Republik Islam Iran, suatu revolusi rakyat yang semuanya datang dengan sendirinya dari setiap hati nurani rakyat Iran karena, fitrah mereka yang menolak akan ketidak adilan yang mereka peroleh dari pemimpin mereka - seorang raja-shah zalim yang hanya total memikirkan dirinya dan menjual negaranya pada regim zionist.
Segala kekayaan alam yang bukan miliknya - tentunya milik rakyat Iran, dia gadaikan begitu saja demi mahkota dan kedudukan kursi kerajaannya... Imam Khomeini ra telah berhasil mengusir Shah dari negerinya sendiri, karena Shah bukan saja melanggar dan merusak rakyatnya tetapi telah melampui batas, dan menantang Sang Kholik dengan tidak dapat melaksanakan amanat yang diberikan kepadanya,untuk memakmurkan rakyatnya, apalagi berkhidmat pada rakyatnya... Menghancurkan segala arogansi hegemoni dunia adalah suatu keberhasilan Imam Khomeini ra, demi memenangkan kemerdekaan fitrah diri- terbebas dari segala bentuk penjajahan... Revolusi ini bukan hanya untuk rakyat Iran, karena ini kemenangan ideologi- konsep kebebasan yang harus dimilik oleh setiap diri yang berada dan hidup di bumiNYA. Imam Khomeini ra tidak pernah membatasi kemenangan ini secara georgrafis saja, dimanapun itu suatu KEBENARAN haruslah di tegakan...
Dasar ini pun pernah dilakukan oleh seorang Nabi Allah Ibrahim as ketika beliau as menghancurkan berhala-berhala di kuil politheis, sebagai simbol MONOTHEIS yang di perintahkan oleh Allah SWT Sang Penguasa Bumi ini.
Sungguh menakjubkan di abad 21 ini, seorang keturunan Nabi Muhammad saww berhasil mengejawantahkan prinsip pemerintahan yang berdasarkan keTAUHIDan, dan berhasil mempersiapkan infrastruktur kepemerintahan Ilahiah, dimana kita semua sedang dalam 'penantian' sang juru selamat dari keturunan suci nya - nabi terakhir Muhammad saww - Imam Mahdi atfs - semoga Allah SWT mempercepat kemendatangannya.
Pergerakan suci Imam Husain as yang telah mengorbankan jiwanya yang suci serta keluarganya dan sahabatnya yang setia demi tegaknya KEBENARAN, telah dijadikan inspirasi berdirinya revolusi Islam Iran, yang intinya menegakan TAUHID dalam ajaran Islam serta menghimbau akan KESATUAN umat agar siap dalam menyambut keberadaan pemerintahan Ilahiah yang akan di pimpin oleh Sang Pilihan Tuhan - keturunan dari Rasulullah saww - sang nabi terakhir - Imam Muhammad al MAHDI as.
Dalam masa keghaibannya ini, kita diharuskan mempersiapkan diri-diri kita untuk layak berada dalam kepemimpinan Al Mahdi as, serta membantu membangun infrastruktur-infrastruktur demi keberadaan pemerintahan tersebut. Tentunya di masa penantian ini seorang muwahid- mukmin akan bergegas untuk mencari serta mendapatkan kelayakan dirinya, tentunya dengan membenahi dirinya, dan tidak akan menghancurkan nilai-nilai yang telah di bangun dan di tegakkan dengan darah-darah para syuhada, yang telah mengorbankan jiwa , raga, dan harta serta keluarganya hingga darah yang penghabisan. Hari ini Ruhulah Musawai Khomeini ra kembali pulang ke tanah airnya, setelah mengalami pengasingan selama 15 tahun.
Selamat datang wahai Ruhullah, engkaulah penerus sumber cahaya, penolong hamba-hamba yang lemah , seorang pewaris para nabi....Ya ALLAH, berikanlah taufik agar kami dapat meneruskan perjuangan beliau dan terus bersemangat menegakan al HAQ dan berlepas dari musuh-musuh Allah, serta melawan segala kemungkaran...
Assalamu alaika ya Ruhullah Khomeini, assalamu alaika ya yabna Zahra, tengoklah kami selalu agar selalu berjalan diatas rel yang telah engkau bangun, YOU ARE SO SPECIAL FOR ME ya KHOMEINI...my feet so firm to walk in His way through you....Ya ALLAH, Ya Rabb al Alamin, ENGKAU MAHA MENGETAHUI apa yang ada di setiap hati hambaMU, berikanlah TaufikMU agar kami selalu kuat dalam menjalankan tugas-tugas kami, agar kami lulus dari segala cobaan-cobaan hidup ini, dan selalu bersamaMU....kami mohon ya Rabb, jangan pernah tinggalkan kami barang sedetik pun, karena kami sangatlah lemah, miskin, hina dan mudah terpengaruh oleh bujuk rayu iblis terkutuk, bi haqi Muhammad wa ali Muhammad, jayakanlah segala KEBENARAN ini ya Rabb, hancurkan pertahanan musuh-musuhMU yang setiap saat sangat mengganggu kami...ENGKAU lah sebaik-baikNYA MAKAR...ya Rabb al Alamin...shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajil farajahum....ADRIKNA YA MAHDI
The deceitful President

Sungguh menyakitkan indra pendengaran & pengelihatan ini, ketika mendengarkan pidato awal tahun presiden amerika - Obama dan audience yang hadir disana, seperti satu paket, mereka saling mendukung - kompak akan kesepakatan isi-isi pidato itu. Mereka, ketika mendengarkan setiap pernyataan 'kosong' & 'bohong' & 'angan-angan' Obama, langsung 'exciting' riuh dan selalu diselingi dengan applause sambil berdiri, tanda kagum , dan setuju abis - akan pernyataan pemimpinnya. Manusia yang sedang di agung2kan dunia ( yang mendapat hadiah Nobel Perdamaian ), beserta orang-orang-zombi- mayat hidup itu yang mendengarkan disana, sangatlah mengagetkan kita yang disini, Obama dengan jelas dan tegas, berbicara berlawanan dengan yang telah di perbuat selama ini, dengan 'pretext' kemanusiaan, war on terror, dan membela yang 'lemah', dia telah menipu dunia seolah dia dan bangsanya yang paling peduli akan kemanusiaan dan membela kaum yang lemah!!!!! Bayangkan, anda mendengar perampok & pembunuh anak & kaum wanita serta sipil yang lemah, berpidato bahwa dia akan menertibkan kepentingan kaum lemah itu dengan memerangi para perampok????
Manusia normal mana yang akan setuju dengan hal-hal yang demikian??? Kebohongan demi kebohongan, pembantaian demi pembantaian, penodaan kemanusiaan setiap harinya yang semua bersumber dari tingkah orang-orang yang duduk di ruang tersebut. Mereka tertawa, duduk , dan bangga akan apa yang telah di perbuatnya, yang paling menyakitkan juga, pada siapa yang mendengarkan itu dan percaya serta mengandalkan 'gangster' tersebut!!! Apabila masyrakat yang melepaskan keimanannya, hal-hal seperti itu hanya sesuatu yang memang harus berlalu dalam hidupnya, selama tidak langsung mengena pada diri dan keluarganya, mereka diam seribu bahasa dan tentu sangat mudah tertipu dengan rethorika indah seorang munafikun tingkat tinggi itu....Mayat-mayat hidup yang ada di dunia ini, bagaikan 'binatang' bahkan lebih rendah lagi, hanya menjalankan hidupnya sesuai dengan keinginan hawa nafsu nya....Sungguh musibah telah menimpa bumi ini... setiap hari kita menyaksikan yang demikian, bantulah diri kita masing-masing dengang keIMANan yang kuat agar tidak tertipu dengan 'penampilan' luar seseorang, dengan gaya bahasa yang indah, agar dapat membedakan yang hak & yang batil, dan berusaha untuk dapat berbuat sesuatu untuk hamba2NYA yang mazlum....shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajil farajahum....adrikna ya MAHDI
When the FAITH is fading away....
Ketika Rasulullah saww yang mulia ditanya tentang apakah seorang MUKMIN itu dapat berbuat maksiat?, maka Rasul Yang Agung & Mulia saww berkata : " Tidak ", karena seseorang dapat di atributkan sebagai MUKMIN, apabila dia telah mengenal ALLAH SWT, apabila dia telah mengenal ALLAH SWT, dia SADAR bahwa dirinya selalu dalam pengawasanNYA, dan ini yang tidak memungkinkan seorang MUKMIN itu berbuat maksiat. Lalu sekarang pertanyaannya, bagaimana dengan kita yang selalu mengaku diri kita seorang Mukmin dan dalam waktu yang bersamaan kita sering berbuat maksiat( = melanggar apa yang di perintahkanNYA, berbuat tidak sesuai dengan keinginanNYA, hanya keinginan nafsu kita )??? Karena, seharusnya secara logika yang benar, apabila kita SADAR bahwa ALLAH SWT ada di depan mata kita , mana mungkin kita berbuat sesuatu yang dibenci olehNYA, atau berbuat tidak sopan di hadapanNYA ( misalnya , ketika ayat suciNYA di kumandangkan, mana mungkin kita ngobrol dan berbicara yang tidak penting, apalagi sambil menjulurkan kaki kita ke depan Ka'bah?? ).
Kesadaran yang terus menerus itulah yang diajarkan oleh ISLAM, dengan membangun suatu kebiasaan mengulang-ulang membaca Al Qur'an dalam shalat, yang setiap muslim wajib mengerjakannya. Dan Al Qur'an itu sendiri sesuatu yang SUCI, oleh karenanya, apabila seseorang ingin mendekatkan diri pada Tuhannya, ingin berkomunikasi dengan Tuhannya, tentu pertama dia harus dalam keadaan 'suci' - anjuran ber wudhu - untuk dapat berada di 'posisi' yang 'sama' ( ikhtiar manusia , dalam tingkatan yang sangat dasar- dengan mensucikan zahirnya-anggota tubuhnya - 'la ya masahu ila mutahharun' ). Dengan tujuan selalu mengulang-ngulang pekerjaan itu, seperti shalat, berdoa dengan mengulang-ngulang bacaan yang ada pada Al Qur'an dan hadist, kita diharapkan selalu dalam keadaan sadar akan keberadaanNYA yang selalu ADA dan HADIR pada setiap saat, menyaksikan seluruh gerak-gerik kita, baik itu yang zahir maupun batin kita. Karena seluruh yang ada di sekitar kita hanyalah KEBERADAAN SANG KHOLIK .
Menjawab pertanyaan diatas, jelaslah ketika kita berbuat sesuatu yang tidak sejalan denganNYA, kita bukanlah termasuk yang mengIMANi KEBERADAAN NYA. Makanya ketika orang-orang Badwin itu mengatakan, kami telah beriman, Rasul saww mengatakan 'kamu belum beriman'. Kita baru mengakui Islam sebagai suatu agama, baru di permukaannya saja, dalam ucapan, BELUM ke hati kita. Sesungguhnya ketika kita berSYAHADAT - menyatakan SYAHADATAIN - pun kita seharusnya telah berBAIAT pada perintahNYA untuk mengakui Muhammad ibn Abdullah saww sebagai perantaraNYA - apapun yang dikatakan MUHAMMAD saww adalah perintah dariNYA, setiap kata yang terucap dari utusanNYA itu semua adalah perintahNYA, segala tindak dan tanduk yang di lakukan MUHAMMAD saww itu adalah yang di perintahkanNYA, tidak mungkin ada yang muncul dari sosok Nabi ALLAH SWT - MUHAMMAD saww - bertentangan dengan perintahNYA - semua selaras dengan perintahNYA - perintah Sang KHOLIK Sang MAHA PENCIPTA ALAM SEMESTA - yang harus di daulat oleh seorang utusanNYA. Tidak seorangpun dapat menentang perintah MUHAMMAD saww, karena jelas apabila menentang segala keputusan MUHAMMAD SANG NABI ALLAH & UTUSAN ALLAH SWT berarti menentang ALLAH SWT.
Ketidak sadaran akan ini, akan merusak tatanan yang telah di ciptakan oleh Sang Maha Pencipta. Ini pengetahuan dasar untuk menge chek dan re-check, apakah kita selama ini yang mengaku berIMAN dan mengIMANi MUHAMMAD saww sebagai utusanNYA telah menjalankan apa yang di perintahkan oleh Sang Nabi Allah Teragung nan Mulia - Muhammad saww?? Melupakan beliau saww sekejap saja, berarti kita telah menggeser kedudukan beliau saww dengan 'hawa nafsu' diri yang mengajak untuk menjauhiNYA. Dalam shalat yang WAJIB, yang dilakukan setiap waktu - 5 kali sehari, wajib kita ber tasyahud - mengucapkan baiat kita pada Rasulullah saww dan keluarganya yang suci ( wa ali Muhammad ) , dan apabila kita tidak menyebutnya berarti shalat kita dianggap TIDAK SAH - BATAL. Oleh karenanya, tidak lah main-main apabila kita bersyahadat itu, dan merugilah orang-orang yang tidak mengetahui sesungguhnya makna syahadat itu , karena disini kita di perintahkanNYA selain mengikuti perintah Rasul saww kita juga diharuskan untuk mentaati keluarga Muhammad saww yang di sucikan ( QS 33:33) , 'wa ali Muhammad ' - kepemimpinan setelah Rasulullah - karena bumi ini tak mungkin kosong dari kepemimpinanNYA - kita pun wajib TAAT pada mereka - 'ulil amri' (QS 4:59). Ketika kita sudah meyakini akan makna 'SYAHADATAIN' ini, maka kita akan selalu ingin berdampingan dengan mereka dengan men TAATINYA - sehingga kita insha Allah akan terjaga dari berjauhan dengan mereka. Ini adalah suatu IKHTIAR yang TERUS MENERUS harus dilakukan , sehingga KESADARAN itu menjadikan suatu KEBIASAAN dalam diri kita, dan akhirnya akan menyatu dalam diri kita dan kita menjadi ter 'atribusi' kan seperti apa yang kita klaim, seorang MUKMIN yang benar mengIMANI 'syahadatain'. Beribadah, seperti shalat , puasa, zakat dan haji itu baru menghantarkan kita menjadi seorang muslim secara zahir, tetapi yang paling PENTING adalah BATIN dari beribadah dan itu tiada lain dengan mengIMANi kepemimpinan setelah Rasulullah saww - IMAMAH - WILAYAH - karena ini adalah suatu institusi yang telah ditunjuk ALLAH SWT untuk menjalankan pemerintahan Ilahiah di bumiNYA yang harus terus berkelanjutan hingga akhir zaman. Bagaimana mungkin suatu tempat - negara - tanpa ada pemimpin dan pemerintahan?? apalagi ini bumi Allah SWT - sangat 'impossible' ada , tanpa ada pemimpin yang di bimbing dan di tunjuk oleh Sang Kholik - PENCIPTA ALAM SEMESTA ini, juga sangat janggal apabila Sang Pemimpin bumiNYA di pimpin oleh hanya pilihan makhluk ciptaanNYA, yang tidak ada otorisasiNYA?? WALI dari Allah SWT harus sangatlah mendekatiNYA (perbedaannya hanya sebatas Kholik & Makhluk ), baik dari segi pengetahuan maupun keberadaanNYA - jadi yang dipilih oleh Sang KHOLIK , harus sangat kenal pada ALLAH SWT , dan sangat mengetahui apa saja yang ada di bumi ini baik lahir maupun batin dalam segala urusannya dari manusia hingga jin dan segala benda mati yang ada di alam semesta ini, dan tentunya dia harus 'SUCI'- yang telah di sucikanNYA, untuk dapat menjadi wakilNYA - manifestasiNYA di bumiNYA. Oleh karena kepemimimpinan ini HARUS lah dari Sang KHOLIK ALLAH SWT sendiri- ALLAH SWT yang memilih sendiri, siapa yang LAYAK menempati institusi yang di bangunNYA, dan itu hak prerogatif ALLAH SWT sepenuhnya untuk memilih siapa yang DIA kehendaki, karena hanya DIA sajalah yang MAHA MENGETAHUI apa yang seharusnya yang terbaik untuk kepentingan bumiNYA- ciptaanNYA.
Siapapun anda yang merasa lebih tahu tentang siapa yang lebih layak dari pilihanNYA Sang Kholik - Sang PENCIPTA ALAM SEMESTA & SEISINYA, tentang pemeliharaan ciptaanNYA, tentulah berperilaku 'buruk', dan dengan jelas dan sengaja menantang kehendak & keputusan Sang Maha Pencipta alam semesta ini !!!. .
Penentangan yang sangat fundamental inilah yang membawa segalanya kepada kehancuran...bagaimana tidak, Sang MAHA MENGETHUI apa YANG DIA CIPTAKAN, telah menciptakan BUMI ini dan mengatur dengan mengeluarkan segala peraturanNYA, untuk di TAATI - karena peraturanNYA itu yang akan menjaga keseimbangan dan keberadaannya bumi ini . Apabila terus menerus di langgar, dan di langgar, maka kita semua dapat membayangkan bagaimana jadinya....sekarang ini kita telah melihat akibatnya...bagaimana apabila sesuatu itu berjalan atas kehendak makhluk dan bukan Sang Pencipta - KHOLIK. Contoh gampangnya, bayangkan apabila lalu lintas di jalan tidak ada lampu lalu lintas dan polisi yang mengatur, bagaimana jadinya kita, sampai sekarang tak akan mungkin bisa sampai di tujuan-rumah kita, karena setiap diri di jalanan itu masing-masing ingin mendahulukan kepentingan dirinya?? Semerawut lah yang terjadi, kekacauan dimana-mana, saling menyakiti dan bunuh...sangatlah berbahaya. Itu karenanya pentingnya sebuah Sistem Peraturan yang mengatur segala sesuatu agar semuanya menjadi teratur - suatu Undang-Undang . Tugas kita, sebagai yang ada di jalan itu, tentu menyadarkan masing-masing diri ini, agar adanya suatu aturan sehingga jelas siapa yang harus di dahulukan- tentu BUKAN keinginan diri, melainkan peraturan lalu lintas itu , bukan? Untuk membangun kesadaran itu yang paling penting adalah KENALI SIAPA SANG PENCIPTA- PENGATUR ALAM SEMESTA ini, yaitu dengan MA'RIFAT ALLAH (kenal dengan pengetahuan yang dalam tentang ALLAH), karena bagaimana kita akan taat apabila kita tidak mengenali SIAPA yang HARUS kita TAATI, begitu juga Rasulullah saww dan al Hujjah as - ulil amri, sebagaimana doa yang sangat dianjurkan agar kita dapat mengenali mereka adalah :
" Allahuma arrifni nafsaka, fa inaka in lam tu arrifni nafsak, lam arrif Rasulaka, Allahuma arrifni Rasulaka , fa inaka in lam tu arrifni Rasulaka , lam arrif hujjataka. Allahumma arrifni hujjataka, fa inaka in lam tu arrifni hujjataka, dhalaltu andini". " Ya Allah perkenalkanlah aku padaMU, karena apabila Engkau tidak memperkenalkan diriMU padaku, maka , aku tidak dapat mengenal RasulMU. Ya Allah, perkenalkan lah aku pada RasulMU, karena apabila tak KAU kenalkan aku pada RasulMU, aku tak akan mengenal HujjahMU. Ya Allah, perkenalkanlah aku pada HujjahMU, karena apabila KAU tak kenalkan aku pada HujjahMU, aku akan tersesat dari agamaMU " .
Bayangkan, apabila kita tidak mengenal 'ULIL AMRI'- HujjahNYA, kita akan tersesat dari agamaNYA. So, ini sangatlah fundamental, mengetahui - Wilayah - ULIL AMRI , ini lah yang paling menentukan , apakah kita berada di jalan agamaNYA atau tidak.....Oleh karenanya, siapapun yang menjalankan perintahNYA, RasulNYA dan ulil amriNYA, sudah pasti akan berada di jalan yang nyaman, dan akan sampai di tujuan akhir dengan selamat..... wallahualam bishawab....shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajil farajahum...ADRIKNA YA MAHDI
the Evil behind the Kindness

Binggo...Dugaan pengamat politik dan ekonomi telah terbukti...Amerika dengan mengatas namakan 'Bantuan Kemanusiaan', terang-terangan telah mengirim ribuan tentaranya dan telah merencanakan berbagai infrastruktur untuk membangun kembali Haiti yang dapat kita baca sebagai 'the new occupation' . Presiden Hugo Chavez sejak awal telah menyatakan rencana Amerika ini, karena Amerika telah memonopoli lapang terbang Haiti :
"Amerika menjajah Haiti dengan mengatas namakan bantuan kemanusiaan". Haiti suatu negara yang keadaan ekonominya masih jauh dari makmur dan keadaan sosialnya pun sangat rapuh, membuka peluang untuk suatu negara yang sedang sekarat dan hampir kehilangan harga dirinya karena telah terbongkar banyak kasus kejahatan yang telah di peloporinya, untuk menginvasi negara serapuh Haiti. Ya Allah, ENGKAU lah sebaik-baiknya MAKAR, gagalkan lah segala usaha jahat mereka dengan mengembalikan segala keburukann kepada mereka yang berniat jahat tersebut... shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajjil farajahum....adrikna ya MAHDI
Gaul v.v. Kaku

Sering kali kita mendengar celetukan, si fulan sih orangnya gaul atau kalau si fulanah kaku banget..... Apabila kita memperhatikan maksud dari celetukan itu, bahwa orang yang dapat bergaul sana-sani itu terkesan , baik, ramah, dan disenangi serta menjadi perilaku idaman mereka. Gaul disini, berarti si pelaku harus sangat toleransi dengan keadaan-keadaan terkini, supel, cepat beradaptasi, sangat permisif akan nilai-nilai yang baru dan terkini - up dated banget deh, apalagi kalo bergaya-gaya western, wah gaul abis deh tuh....
Kebalikan dengan yang sangat mempertahankan nilai-nilai yang di anutnya dan 'stick to it', itu dianggap kaku, kurang beradaptasi dan kurang disenangi, karena mengganggu pihak yang tidak menyukai nilai yang dianut oleh si kaku. Kaku juga dapat berarti 'kolot', kuper = kurang pergaulan , membosankan , monoton , dan semacamnya yang kurang di sukai kebanyakan.
Begitulah fakta kehidupan yang kita lihat di sekitar kita. Kedua jenis perilaku itu selalu di jadikan pembeda atau penilaian terhadap seseorang.... Dan, inilah sikap yang dianut oleh orang-orang yang hidup di negara-negara sekuler. Sungguh sangat mengerikan... karena semakin orang jauh dari 'diri'nya, asing dengan dirinya, semakin bukan 'dirinya' , semakin ia disenangi orang dan dianggap menyenangkan??? Ini kenyataan yang kita hadapi.....apakah gejala sesungguhnya?? Mungkin, penulisan ini pun dianggap aneh, kok orang gaul - malah di kritik???
Apabila kita kembalikan kepada 'KEADILAN' setiap diri manusia, pada hakikatnya orang yang sangat permisif dengan nilai-nilai yang dia adopsi dari bukan 'fitrah'nya atau dengan kata lain , sesungguhnya dia sedang TIDAK ADIL pada dirinya sendiri, karena dia memaksakan sesuatu yang bukan dari 'diri'nya, masuk dalam dirinya, dan dia harus mengadopsinya, seolah itulah dia sesungguhnya....
Apapun, apabila ada unsur pemaksaan, maka hasilnya pun adalah sesuatu yang 'tidak wajar', tidak natural... Semakin orang sakit jiwanya, semakin orang-orang asyik bergaul dengannya???
Ya Allah ... cara pandang manusia di zaman yang serba instant ini....sungguh sangat mengerikan.... Bagaimana tidak...Orang yang bertahan dengan nilai-nilai yang di pegangnya, seolah tidak mengikuti 'zaman'... masalahnya 'zaman' yang mereka maksud adalah menganut budaya barat?? modern...apa iya?? apakah bukan sebaliknya?? .. bayangkan anda yang berbudaya sunda, harus mencabut ke 'sunda' an dirinya untuk dapat disebut 'modern' = mengikuti zaman.
Kaum muslimin yang mempunyai kebudayaan Islam, dan berperilaku Islami di paksa melepaskan ke Islamannya agar dapat disebut gaul atau modern???
Jadi, orang sunda itu terpaksa harus menjadi 'parisien' agar dapat merasa OK hidup di zaman modern ini?? agar dapat dianggap menjadi bagian dari komunitas modern?? sementara, dia terlihat aneh, apabila sedang berada di habitat asalnya...
Dan begitu juga seorang muslimah harus berpisah dengan identitas keislamannya, untuk dapat hidup seperti manusia-manusia yang menamakan dirinya orang modern.
Sementara, ISLAM sungguh sangat memperhatikan masalah KEADILAN, baik itu keadilan diri atau keadilan Sang Pencipta. Adil berarti menempatkan sesuatu sesuai dengan 'porsi'nya, tempatnya, jadi proposional lah....
Sesungguhnya, pemaksaan diri baik itu terpaksa ataupun suka rela, adalah ketidak adilan diri dan akan berakhir dalam ketidak bahagiaan.
Menjadi bukan dirinya sendiri adalah bertolak belakang dengan 'fitrah' manusia yang telah di berikan Sang Kholik. Dan ini jauh dari nilai-nilai Islam keJUJURan.... 'being pretentious' is tiring (berlagak menjadi seseorang yang bukan dirinya adalah sangat melelahkan )...makanya kita dianjurkan untuk 'being your self'- jadi diri sendiri , itulah maksudnya...dan 'being permisif' dengan hal-hal yang telah dilarang dalam syariat agama, adalah jelas termasuk melanggar hukum Allah.
Dan inilah JIHAD, bagi mukminin yang hidup di negara-negara sekuler. Anda di sebut orang yang KAKU dan 'kuper'... dan apabila anda mencoba menasehati, tentu mereka akan tutup kuping , karena anda hanya mengganggu kenyamanan yang ada.
Anehnya mereka senang pada teman-teman mereka yang membiarkan mereka tetap berada dalam 'bahaya' , membiarkan dirinya menjadi 'sesat' dan tetap 'sakit jiwa 'nya, sebaliknya, malah benci dan marah apabila ada yang menegur dan mengingatkan bahwa dirinya dalam bahaya, dan sedang berpenyakit.
Perilaku normal dan berakal sesungguhnya akan mengapreasiasi orang yang mengingatkan dirinya untuk dapat selamat dan sehat jiwa nya sehingga kehidupan selanjutnya akan lebih baik..... tetapi perilaku 'ber'AKAL' memang 'mahal'... dan tidak semua orang dapat menikmatinya dengan mudah....sehingga Al Qur'an pun sering memperingati dalam ayat-ayatNYA dengan 'wahai yang di beri akal atau 'untuk mereka yang berpikir'. Sekali lagi hidup ini adalah pilihan...Allah SWT - Sang Maha Pencipta Alam Semesta, telah membentangkan dua jalan, jalan-jalan itu pun telah di ceritakan dengan jelas dalam kitab suciNYA, agar sang makhlukNYA berpikir. Al Furqan, nama lain dari kitab suci Al Qur'an adalah pembeda antara keduanya....
Sehingga yang selalu merujuk pada Al Qur'an, insha Allah akan dapat melihat 'perbedaan', dan menentukan sikap yang seharusnya di ambil sesuai dengan ketentuanNYA. Wallahualam bishawab..... shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajjil farajahum...adrikna ya MAHDI
Palestina & Haiti

Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun ... musibah di Haiti sangat memilukan, korban jatuh sangat banyak lebih dari 50.000 nyawa melayang, Amerika langsung kirim bantuan lengkap dari sumbangan 100 Milyar USD, pesawat penuh dengan peralatan medis, sampai mengirim trops yang dari Irak & Afganistan di alihkan ke Haiti...sangat cepat dan menakjubkan, mereka sangat peduli pada kemanusiaan, katanya, mereka sudah memikirkan bagaimana jangka panjangnya, sekolah, rumah sakit untuk anak-anak dan perempuan dan orang tua.....Wow..so caring...Hilary Clinton bersumpah akan support Haiti whole heartedly... Sekarang, apabila itu betul-betul dari hati nurani yang paling dalam, apakah dalam menolong makhluk yang namanya manusia ada perbedaan antara manusia di benua satu dan lainnya, apalagi masalah suku atau kepercayaan??? Baru-baru ini VIVA PALESTINA berniat untuk memasuki GAZA hanya untuk menolong , sama seperti mereka 'CARE' untuk kemanusiaan juga, bisa-bisanya DILARANG dan karena itulah mereka sekarang membangun GAZA IRON WALL, melarang masuknya bantuan apapun pada rakyat Palestina?????? apakah Hilary yang bersumpah itu benar2 ingin menolong atau ada sesuatu di balik itu semua??? Tentu, kita juga 'care' akan musibah di Haiti, Iran pun langsung mengirim bantuannya ke Haiti, tidak ada perbedaan antara Haiti & Palestina, karena mereka yang tertimpa musibah itu adalah makhluk Tuhan yang siapapun dia yang perlu di tolong harus di tolong..... itulah ajaran yang benar...
Allah SWT sedang ingin memperlihatkan 'sesuatu' yang seharusnya manusia 'bangun', 'berpikir', ada pesan yang Sang Maha Pencipta ini akan sampaikan pada kita.... seperti peristiwa KARBALA pun adalah peristiwa yang membangunkan jiwa-jiwa yang tertidur, sangat dahsyat dan mengharukan sehingga makhluk-makhluk yang di beri AKAL wajib menggunakannya untuk yang seharusnya. "FURQAN" - PEMBEDA yang HAQQ & yang BATIL telah di tunjukan dengan JELASnya, agar makhluk yang bernama manusia ini berfikir, dan mengetahui serta memilih, mana sebetulnya pihak yang HAQQ dan mana yang BATIL.... kurang apa Allah SWT telah tunjukan pada manusia yang hidup di bumiNYA, suatu TANDANYA yang begitu dahsyat... kejadian di Gaza- Palestina, telah dapat membukakan mata-mata hati yang hidup....manusia-manusia di belah Barat, lebih cepat merespond, mereka yang tidak beragama, tidak pernah mendengar al Quran, tetapi mereka melihat TANDA-TANDA ALLAH- manifestasi Al Quran yang mereka lihat... mereka cepat bereaksi dan menyesali ketidak tahuan sebelumnya, dan langsung mengambil posisi.... Subhanallah, hanya orang-orang yang dapat 'melihat' lah yang akan membela ajaran Rasulullah saww, yang akan menolong Sang Ratu Adil - cucunda Rasul mulia al MAHDI atfs.... Ironiknya yang mengaku mengikuti agama Rasulullah saww, mereka kebanyakan diam seribu bahasa, berpangku tangan dan tidak peduli bahkan menolong yang BATIL dengan segala kekuatannya.....Ya Allah, tanda-tandaMU sudah sedemikian jelas....jauhkan kami dari sifat-sifat buruk yang membuatMU murka itu, jadikan diri-diri kami selalu terpanggil dan bangkit kami serta mempersiapkan diri untuk berbuat untuk beramal Ma'ruf dan ber nahi Munkar - menjadi penolong hujjahMU .... hanya padaMU lah kami mengharap ya Rabbul alamin...jangan biarkan kami sebagai makhluk yang tak berguna dan hanya sebagai penonton yang tak tahu diri dan tak tahu berterima kasih atas segala nikmat yang telah KAU limpahkan pada kami, kami berlindung dari setiap murkaMU ya RABB, izinkan kami untuk selalu di sisa-sisa umur kami ini, menjadi hambaMU yang bermanfaat, taat dan menjauhi segala yang KAU murkai, sehingga kami selalu berada di sisiMU ya Rabb...kami ingin selalu berada di sisiMU, di pihakMU, bersama para kekasihMU... oleh karenanya kuatkan kami untuk yang pertama bangkit bersama-sama para manusia pilihanMU untuk menjaga dan menolong din al HAQQ....bihaqi Muhammad wa ali Muhammad...shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajjil farajjahum....ADRIKNA YA MAHDI
Pejuang Kemanusiaan
VIVA PALESTINA akhirnya dapat masuk ke Gaza, tetapi sebagian tidak dapat masuk masih ada 59 caravan dari 200 caravan yang tertinggal. Pada saat yang sama atau sehari sebelumnya di kota Paris, ribuan orang berdemonstrasi di depan Kedutaan Mesir di Paris menyatakan bahwa tindakan polisi2 Mesir yang menghadang para aktivis & sukarelawan dari berbagai negara, sangatlah memalukan dan penghinaan terhadap kemanusiaan. Mereka orang-orang yang sadar di kota Paris itu, marah dengan menyuarakan hati nuraninya, mereka tidak peduli akan resiko udara yang dingin dan risiko yang lain demi berpihak pada yang 'terdzalimi'.
Adapun dengan para sukarelawan yang beruntung bisa sampai di tempat tujuan - Gaza, Palestina, mereka begitu bersyukur dan beruntung dapat membantu walau dengan berbagai rintangan ribuan KM perjalanan, yang inipun masih secuil dibandingkan dengan penderitaan rakyat Palestina....
Masha Allah, bagaimana dengan kita yang disini??? apakah masih ada tersisa untuk penderitaan sesama?? Sangat lah malu, sebagai seorang muslim yang masih hanya duduk menangis dan belum beranjak untuk berbuat .
Seperti salah satu aktivis dari Swiss, seorang perempuan pemberani- dia sangat sering ke Palestina, tinggal dengan penduduk dan pandai berbahasa Arab, dia berkata: " sudah saatnya untuk menterjemahkan perasaan emosi dan sentimen kita ke dalam praktek dan aksi politik yang nyata".... wah tambah aja dengernya seperti di tampar....
Ya Allah, semoga kami disini yang masih berat untuk beranjak dari kenyamanan ini di beri kekuatan untuk bangkit dan segera berbuat dan menunjukan sikap yang pada dasarnya selalu ada pada diri manusia sesuai fitrah nya yang mulia. Karena pada intinya, melawan hawa nafsu, dan berbuat kebaikan harus terus di latih, tidak akan datang dengan sendirinya.
Jangan-jangan kita sudah seperti orang-orang Kufah , seperti kata Farrazdaq pada Imam Husain as :
" hati-hati mereka (orang2 Kufah ) bersamamu, tetapi pedang-pedang mereka menghunus ke arahmu".... nauzubillah , kita semua berlindung dari kenyataan pahit itu.
Semoga Allah Azzawajala menjauhkan kita dari yang demikian dan selalu menjaga pada apa yang kita klaim! Latihan-latihan berjihad akbar ini memang harus dengan azam yang sangat kuat dan lulus dalam segala ujian nya. Apabila tidak pernah di latih, mana mungkin kita yang dengan serba 'nyaman' ini dapat selamat menuju Imam Zaman atfs yang akan kita tolong....pengorbanan adalah kata kunci untuk dapat terus menerus melatih diri agar dapat menjadi ' muntazhir sejati ', penunggu Imam Zaman atfs yang sejati....apabila baru harus turun ke jalan saja sudah banyak berbagai alasan ( ini adalah bagian dari pelatihan diri untuk turut serta dalam pasukan Al Mahdi as ), mana mungkin kita dapat menjadi penolong Imam Zaman atfs??
wallahualam....shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajjil farajjahum. ADRIKNA YA MAHDI
Refleksi duka Muharram..

Sebagai orang awam yang hanya rajin mengamati peristiwa kejadian yang menimpa negara-negara Islam atau kaum-kaum yang tertindas di dunia ini, sangatlah memilukan hati. Menyesal karena belum bisa berbuat apa-apa untuk mereka, hanya dapat berkomentar dan membenci para pelaku kejahatan yang semakin tak tahu malu dan tak tahu diri dan berdoa agar kaum tertindas mendapat pertolonganNYA serta di berikan kekuatan Iman dalam menghadapi cobaan yang sangat berat itu. Sekelompok aktivis dari beberapa negara Eropa, Timur Tengah dan Asia yang bergabung dengan VIVA PALESTINA yang di pimpin oleh seorang anggota parlemen Inggris - George Galloway, yang berjumlah 1200 orang dari 17 negara dengan membawa obat2an dan bantuan darurat untuk warga Gaza, terdampar di Mesir, tak di izinkan masuk ke Gaza. Mereka di biarkan seperti itu malah polisi-polisi Mesir banyak yang bertindak tidak patut seperti memukul, menendang mereka, bahkan muslimin yang berhijab pada saat mereka sedang di giring untuk ditangkapi , di tarik hijab mereka. Sungguh perlakuan yang sangat nista telah di tunjukan oleh aparat keamanan Mesir. Berita teranyar kemarin malam, polisi-polisi Mesir mulai menyerang caravan - mobil-mobil ambulance VIVA PALESTINA dan melukai beberapa anggota mereka. Katanya perbatasan Rafah di buka hanya untuk 3 hari dan tidak akan di buka lagi??? Ini sangat menantang, bagaiamana rombongan besar itu dapat menunaikan misi mereka dengan kondisi seperti itu. Mereka semua rata2 sukarelawan yang datang ingin menolong rakyat Palestina dan berbuat sesuatu, tetapi persedian perbekalan mereka pun terbatas. Sementara mereka tertahan di Mesir, karena di tutup, mereka kembali lagi mencoba jalur Syiria, sekarang sudah di Mesir kembali diberikan kondisi yang demikian. Mereka pada tinggal di emper2 jalan atau di luar airport termasuk George Galloway.
Sementara, Mahmud Abbas dan Hosni Mubarak saling berkunjung untuk membicarakan sesuatu yang diluar itu, keamanan daerah pariwisata??? lalu Mubarak bertemu kemarin dengan Hillary Clinton dan bertemu dengan raja Yordan - Abdullah??? Plot-plot kejahatan ini sedang membabi buta...Hillary Clinton sibuk membuat statement bahwa kerusuhan di Yaman adalah ancaman bagi negara2 Timur Tengah. Padahal kita semua paham siapa di balik kerusuhan di Yaman, Amerika dan Saudi jelas-jelas telah turut andil dalam menyerang Houthis di Sana'a dengan membunuh rakyat sipil disana, dan ada bukti jelas mereka pun menggunakan fosfor seperti sekutu mereka Israel pada rakyat Gaza.....
Disini jelas, rakyat Eropa dan sebagian penduduk dunia bangkit melawan kezaliman yang di lakukan oleh kaum Zionist ( Amerika, Inggris, Israel, Cananda, Jerman, Itali, Perancis dan sekutunya) dan kaum Arab Sufyani ( Saudi Arabia- dan sekutunya, Jordani dan Mesir ). Tetapi tetap musuh utama kaum zionist adalah republik Islam Iran. Dengan segala upayanya zionis serta sekutu Arabnya mencoba menjatuhkan Iran .Berbagai propaganda melawan Iran di coba, Iran terus menerus di fitnah dari mulai program nuklirnya hingga huru hara di dalam negeri Iran. Di IAEA sendiri terbukti Murdoch - penguasa Media mengakui - telah merelease dokument palsu tentang pernyataan IAEA . Lalu tadi malam setelah hasil investigasi - ternyata kematian seorang wanita IRan - Neda - yang press barat menuduh dia terbunuh oleh pasukan Basij - Iran, terbukti bohong, video polisi telah dapat membuktikan bahwa Neda , memegang botol obat merah di tangannya, lalu ada 2 orang laki2 yang ternyata guru musiknya dan temannya serta satu orang yang menumpahkan sesuatu ke muka Neda, agar terlihat di tembak. Dan Neda di bunuh pada saat di bawa ke rumah sakit oleh ke dua orang lelaki yang ada di kamera itu, karena peluru yang digunakannya membuktikan bahwa itu bukan peluru anggota Basij tetapi pistol biasa. Guru Musik Neda , dua hari setelah kejadian dia pergi ke London dan menyatakan Neda dibunuh oleh Basij.
Musuh-musuh Islam telah mencoba berbagai tipu muslihatnya untuk dapat merusak masyarakat dunia agar mereka hanyut dalam kebodohan dan ketidak pedulian sehingga mereka dengan tenang nya dapat merampok hasil bumi ini untuk segelintir manusia di muka bumi ini - zionist terkutuk itu....menipu, membunuh, berdalih politik dengan alasan demokrasi atau untuk membantu negara yang lemah,padahal sesungguhnya mereka sedang merampok negara2 berkembang itu untuk di jadikan sapi perah mereka....
Wahai kaum muslimin...bukalah mata kalian.... jangan membuat musuh Allah senang... diamnya kalian akan mendudukan diri kalian pada posisi musuh Allah...nauzubillah...
Apa anda pikir Allah itu tidur!!!!!!!! Lihat orang-orang di Barat yang bangkit, mereka rela keluarga mereka ditinggalkan , harta serta nyawa mereka terancam demi menegakan KEADILAN...dan ini lah pertanyaan ALLAH SWT nanti akan tanyakan pada setiap diri!!!!! Sadarkah wahai kaum muslimin bangsa Indonesia??? Marilah kita bersama bergandengan tangan untuk bangkit membela kaum mustadafin - demi tegaknya keadilan. Jangan mudah terprovokasi oleh sentilan musuh...oleh karenanya kenalilah trik-trik musuh dengan baik, agar tak terpedaya... Wallahuallam
Shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajjil farajjahum...ADRIKNA YA MAHDI
Always hope to begin the New Year

" Beri tangguhlah aku sampai hari ketika mereka dibangkitkan" . Allah berfirman : Sesungguhnya kamu termasuk dari mereka yang diberi tangguh . Iblis menjawab : Karena Engkau telah menghukumku, tersesat, maka aku sungguh-sungguh akan menghalangi ( menipu ) mereka agar menyimpang dari jalanMU yang lurus. Kemudian aku sungguh-sungguh akan mendatangi mereka dari depan dan belakang mereka, dari kanan dan kiri mereka; dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan dari mereka yang bersyukur " ( QS Al- Araf ayat 14-17 )
Iblis bukannya bertobat dan kembali kepada jalan Allah, tetapi malah menjawab (14) dan meminta untuk diberi tangguh untuk dapat membalas makhluk Allah yang lainnya untuk mengikuti jalannya. Bagaimanapun juga permintaan iblis ini di kabulkan oleh Allah SWT. Jadi, iblis tidak ingin umur panjang dan hidup lamanya itu hanya di isi dengan menyesali masa lalunya, tetapi justru menyatakan tujuannya selama hidup yang panjang itu bahwa- seperti keadaannya dalam kesesatan - ia akan menjadi penghalang di jalan Allah yang lurus dan menipu manusia seluruhnya, sehingga bersama-sama dengannya berada dalam kesesatan. Naudzubillah..... sebenarnya sifat-sifat dan perilaku iblis yang ada dalam ayat-ayat Al Qur'an tersebut sangat kita kenal dengan baik dan kita hidup di dalam masyarakat yang demikian, dan apabila kita telusuri dengan jeli dengan apa yang ada di dalam diri kita, besar kemungkinan perilaku dan sifat tersebut ada pada diri kita, sehingga kita sesungguhnya telah mengikuti jalan iblis tanpa kita menyadarinya, atau kita telah menjadi korban iblis tertipu sehingga berjalan di jalannya.
Semoga di tahun baru masehi ini, kita dapat sungguh-sungguh menyadari, dan berusaha untuk berlepas diri dari niat-niat jahat iblis yang terus menerus membayang-bayangi kehidupan kita, sehingga kita secara perlahan dan pasti terjerat dalam jebakannya. Dan sudah barang tentu jauh dari jalanNYA. Menafakuri apa yang telah kita kerjakan di tahun-tahun sebelumnya dengan niat serta tekad yang kuat untuk selalu berusaha untuk memperbaiki hubungan kita dengan Tuhan. Selain tekad yang sangat kuat dalam menelusuri jalan spiritual ini, dibutuhkan pula pengetahuan yang memadai untuk dapat meraihnya. Ada berita gembira yang kita terima dari ayat berikutnya dalam Surat Al-Araf ini, walaupun iblis akan terus menghalangi jalan Tuhan dari empat arah ( kiri, kanan, depan dan belakang ), tetapi Allah SWT tentunya akan melindungi manusia yang berjuang keras dengan tekad yang kuat untuk selalu mengikuti jalanNYA. Untuk itu, kita harus mengetahui apa yang di maksud ayat ini bahwa iblis akan mendatangi manusia dari ke 4 arah tersebut, agar kita dapat menghindarinya dengan pengetahuan yang benar sehingga kita akan tetap berjalam di jalan Allah SWT. Adapun
Imam Muhammad bin Ali al-Baqir as menerangkan : " Maksud datang 'dari depan' ialah iblis atau setan mempertunjukan dunia yang akan datang, dimana manusia harus menghadapinya, sebagai hal yang remeh dan palsu. Maksud datang 'dari belakang' adalah iblis mengajak manusia untuk mengumpulkan harta dan menumpuk kekayaan, tetapi menjadi kikir untuk membayar kewajiban zakat, sehingga lupa menolong anak-anak dan para mustahiq zakat. Sedangkan datang 'dari sisi kanan', maksudnya adalah bahwa iblis merusak urusan-urusan spiritual dalam pandangan manusia dengan menciptakan keraguan dan kecurigaan. Dan, makna 'sisi kiri' adalah menjadikan kesenangan materi dan nafsu , tampak indah dalam pandangan manusia. ".
Lalu, beberapa hadis menyatakan ketika iblis bersumpah bahwa dia akan memperdaya manusia dari empat arah demi menyesatkan atau menghalanginya, maka para malaikat, yang bersimpati pada manusia, berkata, " Ya Allah! Bagaimana manusia bisa selamat? ". Allah menjawab :
" Ada dua jalan terbuka bagi manusia, yakni dari atas dan dari bawah. Ketika manusia merentangkan tangannya untuk berdoa atau meletakkan kepalanya ke tanah, AKU akan mengampuninya dari dosa selama tujuh puluh tahun." ( Farkhrurrazi, tafsir al Kabir )
Pintu tobat selalu terbuka bagi manusia, itulah kabar gembira bagi manusia yang selalu ingin memperbaiki hubungannya dengan Allah SWT. Semoga Allah SWT yang janjiNYA pasti benar dan nyata akan menolong diri-diri hambaNYA yang lemah dan mudah menyerah ini. wallahualam.....Shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajjil farajjahum. Adrikna YA MAHDI
*sumber : Tafsir NurulQuran Allamah Kamal Faqih Imani jilid 5 hal 399-402
Be cautions of your big enemy

Saat Rasulullah saww baru saja pulang dari medan perang, beliau yang mulia saww berkata : " kita baru kembali dari jihad kecil dan sekarang kita kembali berperang melawan jihad akbar ". Berperang melawan musuh external yang nyata itu lebih mudah dari pada melawan musuh internal yang ada dalam diri kita yang kita tidak menganggapnya sebagai musuh, karena manusia merasa itu bagian dari dirinya. Padahal musuh yang ada dalam dirinya lah yang paling dapat menghancurkan dirinya, sehingga manusia menderita secara mental tanpa dia sendiri mengetahuinya.
Bersyukurlah, bila yang menyadari dirinya terjangkit penyakit jiwa akibat terus menerus mengikuti kehendak diri yang sangat liar - hawa nafsu yang memenjarakan dirinya. Kita selalu menyangka bahwa musuh itu harus orang lain dan tidak dekat dengan diri kita. Tetapi apabila kita mencoba menelusuri ke dalam diri kita, betapa banyak sekali sifat-sifat diri kita yang kita benci.
Dalam ilmu psikologi dinyatakan, bahwa diri manusia akan cenderung membenci sesuatu yang sebetulnya yang dibencinya itu ada pada dirinya sendiri. Misalnya, kita tahu bahwa diri kita tidak berani dalam keadaan gelap sendirian, maka dia secara tidak sadar selalu membenci orang yang penakut. Dan dia tentunya tidak suka berteman dengan seorang penakut seperti dirinya.
Apabila dia menyadari kekurangan dirinya, ini sudah plus poin, tinggal dia harus melawan bagaimana menanggulangi kekurangannya itu. Yang berbahaya, yang dia tahu akan kekurangannya tetapi selalu mencoba menyangkalnya dan menutupinya sehingga marah apabila ada yang mengingatkan akan kekurangan dirinya. Dan yang paling berbahaya lagi adalah yang tidak mengetahui bahwa dirinya mempunyai kekurangan dan merasa dirinya tidak bermasalah sehingga kekurangan dirinya itu sudah menjadi sifat dirinya dan dia menganggapnya suatu yang wajar dan baik-baik saja...nauzubillah.
Manusia tipe terakhir ini yang dalam Al Qur'an disebut, bahwa Allah SWT telah menutup mata hatinya sehingga sudah tidak dapat lagi melihat cahayaNYA, senang dalam keadaan gelap, sempit dan sesak. Dan ini akan tercerminkan dalam segala perilaku hidupnya, sehingga dia sangat mencintai dirinya, apapun harus untuk dirinya terlebih dahulu, kepentingan dirinya menjadi segalanya. Manusia seperti ini, bukan berarti dia tidak pernah melakukan ibadah-ibadah ritual agama yang di wajibkan kepadanya. Jadi penyakit kejiwaan ini tidak pandang bulu, akan menjangkiti siapapun baik yang tidak beriman atau yang beriman lemah .
Dirinya menjadi terpenjara dengan 'image dirinya', dan segala kesenangan dirinya. Dia begitu memanjakan apa yang dia sukai, sehingga tak dapat hidup tanpa "nya" , harus seperti yang dia sukai, apabila tidak ada atau yang dia sukai dan cintai diambil dari dirinya, maka dirinya akan lemah dan menjadi 'pemarah' , dan yang paling parah, dia marah pada Allah yang dia sangka harus selalu memberikan segala yang dia mau.
Mulailah dengan komplain pada Allah, bagaimana bisa saya sudah banyak beribadah, shalat, tahajud, dan bersedekah , tetapi mengapa diri saya tidak diberikan yang saya mau. Inna lillahi...begitulah sikap kebanyakan manusia yang sangat tergantung pada keinginan dirinya, dan parahnya itu semua - keinginan dirinya itu , hanya akan sesuatu yang 'relatif', seputar kebendaan dan ketidak abadian saja.
Musuh dalam diri ini yang harus di diteksi, sedini mungkin, agar dapat terselamatkan, dan terobati. Semua kita mempunyai penyakit-penyakit dalam diri kita. Hanya diri kita yang tahu yang sesungguhnya, penyakit-penyakit kita. Alangkah lebih mudahnya, apabila kita telah menditeksi penyakit-penyakit kita , lalu kita berusaha untuk menyembuhkan penyakit-penyakit kita sesuai dengan keadaannya masing-masing.
Imam Khomeini ra telah menulis buku 40 hadis, untuk menolong jiwa-jiwa kita yang pesakitan ini agar kembali sembuh, sehingga dapat mengenali Allah - Sang Pencipta diri ini - sehingga pada saat beribadah, kita sangat tahu siapa yang kita hadapi dan sembah. Imam Khomeini ra menyebutnya dengan "ubudiah". Karena selama kita tidak mengenalNYA atau mengetahui siapa diri kita, maka kita akan menganggap sesuatu itu milik kita, kita dapat bebas berbuat sesuai keinginan kita, berperilaku 'asal' tak peduli pada 'adab' yang telah ditetapkanNYA, menganggap apa yang kita perbuat tak ada 'bekas'nya & tidak ada yang mencatat.
Kenalilah musuh-musuh kita yang ada di dalam diri kita. Iblis keluar dari kerajaan surga karena mempunyai sifat dengki & ujub pada nabi Adam as. Ini adalah pelajaran berharga yang harus selalu kita ingat agar tidak menapak tilasi jejak iblis terkutuk itu. Ibadah iblis yang ratusan tahun menjadi hangus tak berarti hanya karena mempunyai sifat ujub & dengki yang ada pada dirinya dan akibatnya selamanya di neraka jahanam.
Apabila kita sangat menyayangi diri kita dalam arti yang sebenarnya, seharusnya kita harus marah pada diri kita, karena lemahnya diri kita yang tidak dapat melawan keinginan diri sehingga melanggar keinginan Tuhan. Kadang kita marah pada orang lain dan marah ketika orang-orang itu mengingatkan kita akan penyakit yang ada pada diri kita. Seharusnya kita berterima kasih pada mereka itu, karena apabila tidak ada yang mengingatkan, diri kita yang lemah tak sanggup mengakui kekurangan kita. Imam Khomeini ra, seorang Ayatullah besar saja, masih menyebut dirinya masih perlu nasihat orang lain...lalu bagaimana kita yang masih jauh dari kebaikan tidak ingin dan tidak suka akan nasihat dari seorang yang dia anggap lebih rendah dari dirinya.
Jangan-jangan kita berpenyakit sama seperti si iblis yang merasa dirinya lebih tinggi derajatnya dari Nabi Adam as.
Kenapa kita tidak marah pada diri kita, karena sangat cepat mengalah pada hawa nafsu kita? Untuk inilah para nabi Allah di utus dalam rangka mengingatkan diri-diri manusia yang selalu cenderung akan keinginan dirinya sehingga mengabaikan keinginan Tuhannya, yang sebenarnya adalah untuk kepentingan diri kita sendiri. So, cacilah diri kita sendiri, kuatkan diri demi keinginanNYA, curhatlah hanya padaNYA, karena hanya DIA yang tahu dan akan menerima segala kekurangan kita dan akan memberikan jalan untuk dapat selalu berjalan menujuNYA dengan selamat. Dan Allahlah Sang Penutup Aib, Maha Pengampun dan Pemberi petunjuk....
Wallahualam bishawab....shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa aajil farajahum...ADRIKNA ya MAHDI
Muharram ohh Muharram

Assalamu allaika ya Aba Abdillah...Memasuki tahun baru Islam - Muharram 1431H... perasaan aneh beraneka ragam muncul silih berganti, sedih, malu, marah, kesal...silih berganti. Perasaan sedih melanda hati yang merasakan derita keluarga Rasulullah saww atas peristiwa yang pernah terjadi di Karbala, sehingga mengorbankan cucunda Nabi Mulia saww demi tegaknya ajaran suci Islam yang telah terus menerus di nodai semenjak Rasulullah saww wafat. Pengorbanan demi Sang KEKASIH yang dilakukan al Husain ibn Ali as, harus di tempuh oleh Wali Allah demi membangunkan jiwa-jiwa yang tertidur lelap. Peristiwa-peristiwa sebelumnya, seperti perampasan otoritas Tuhan yang mengakibatkan syahidnya putri tercinta Rasulullah Fatimah Az-Zahra as, pembodohan umat Muhammad saww dan pemecah belah kaum muslimin yang baru mengenal Islam oleh tyran pencinta dunia , hingga timbullah kelompok yang mangatas namakan Tuhan dan kitab suci Al Quran - Khawarijz yang membunuh Washi Muhammad saww terpilih - Ali bin Abi Thalib as. Pengganti Ali yaitu putranya Hassan bin Ali as pun di khianati setelah melakukan perjanjian damai demi menjaga agama yang baru seumur jagung itu oleh Muawiyah bin Abu Sufyan dan pengikut al Hassan ibn Ali as yang lemah imannya. Tidak ada jalan lain yang harus ditempuh setelah 50 tahun Nabi Mulia Muhammad saww wafat, dengan peristiwa monumental di Karabala demi menyelematkan agama agung yang membawa kebenaran dan kebahagian sejati. Siapapun dia yang tidak dapat melihat 'pembeda' antara HAK & BATIL antara HUSAIN bin ALI as dengan Yazid bin Muawiyah di medan Karbala, sungguh suatu kejanggalan.... putra Nabi Allah Muhammad saww telah di bunuh oleh putra pencinta dunia , penoda agama dan pembunuh keluarga nabi saww??? Masih kah ada yang meragukan KEBENARAN.... hanya jiwa-jiwa yang teselamatkan yang akan dapat melihat ini. Tetapi tidak hanya di situ... ketika Allah telah memberikan hidayat dengan melihat pada kebenaran, ada tugas lain yang harus kita jalani. Berjalan di jalan sang Kekasih- jalan al Husain ibn Ali as dan membenci serta memusuhi pihak-pihak serta nilai-nilai yang di benci oleh Husain bin Ali as. Belumlah lengkap apabila kita hanya mengaku mencintai tanpa berperilaku seperti yang kita cintai dan berlepas diri dari hal-hal yang di benci oleh sang kekasih. Pikiran yang normal pasti akan membenarkannya. Mengaku mencintai dan menjadi pengikut al Husain as tidak lah sekedar rajin mengikuti ritual-ritual semata. Jalan Kekasih memang tidak dapat ditempuh dengan hanya semudah itu, apakah patut pengorbanan Al Husain yang begitu agung dan besar itu hanya di klaim dengan tangisan-tangisan seputar Muharram tanpa pembuktian perilaku yang pernah di jalankan sang Kekasih?? Tentu ini bukan hanya jihad-jihad kecil hanya dengan pergi ke medan perang tetapi berjuang melawan hawa nafsu diri. Apabila kita masih tetap seperti kita di tahun Muharram yang lalu, masih tetap belum dapat membuang sifat-sifat buruk pada diri, masih belum dapat mencontoh secara keseluruhan pribadi-pribadi agung nan mulia yang ada pada peristiwa Karbala, masih senang pada sesuatu yang di benci Al Husain as... Berarti kita belum memulai perjalanan menuju jalan yang ditunjuk oleh Al Husain as, sebaliknya kita hanyalah seperti para pengaku pencinta Al Husain as yang mengundang Al Husain as ke Kufah, lalu meninggalkan nya ketika ada sedikit ancaman atau belum dapat merelakan yang kita cintai, harta & jiwa kita. Perenungan inilah yang di inginkan al Husain bin Ali as pada acara peringatan musibah Karbala, sebagai resolusi diri untuk berbaiat pada Al Husain as. Sungguh inilah yang Al Husain dambakan dari pencintanya, menghidupkan nilai-nilai luhur Islami yang dibawa kakek tercintanya pada keseharian kita ... KULLU YAUMIN ASYURA WA KULLU ARDIN KARBALA. SETIAP HARI ADALAH ASYURA DAN SETIAP BUMI-TEMPAT ADALAH KARBALA.
Perbaharuilah baiat-baiat kita pada putra Nabi Agung saww ini!!! Semoga Allah mengkukuhkan taufikNYA pada hamba-hamba yang hina dan lemah ini agar dapat terus berada di jalan al Husain as. Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami yang masih terus menerus mengikuti hawa nafsu hina ini dan belum dapat menegakan nilai-nilai yang di bawa Al Husain as, Ya Allah, jangan hinakan diri ini lagi, sungguh kami malu terhadap Al Husain as , kami yang masih terus menerus menyakiti al Husain dengan perilaku buruk kami...Ya Allah, berikanlah kami kekuatan untuk dapat memperbaiki segala yang buruk dalam diri ini dan gantilah dengan segala kebaikan dariMU...Demi putra kesayangan AZ Zahra as, berikanlah kami syafaat Al Husain as dan leluhur dan saudara al Husain as yang mulia, dan demi cucu Al Husain as yang akan menegakan keadilan di muka bumi ini dan menebus darah al Husain as - Al MAHDI atfs, jadikanlah kami insan yang sesungguhnya sehingga dapat menjadi pengikut-pengikut beliau yang sejati serta mendapatkan kelayakan untuk dapat menolongnya pada saat keghaibannya ini.....shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa aajil farajahum...Assalamu allaika ya Aba Abdillah.....Ya Rasulullah , Ya Ali, Ya Fatimah, Ya Hassan , Ya Ali ibn Husain, Ya Muhmmad ibn Ali, Ya Ja'far ibn Muhammad, Ya Musa ibn Ja'far, Ya Ali ibn Musa , Ya Muhammad ibn Ali, Ya Ali ibn Muhammad, Ya Hassan ibn Ali, Ya Muhammad ibn Hassan, sungguh ku ucapkan rasa bela sungkawa yang paling dalam ... ADRIKNA YA MAHDI LABBAIKA YA HUSAIN!
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
The Impact of Islamic Revolution on my life (Shaban 1437H - Haul of Imam Khomeini (ra ) Bismilillahirahmanirrahim Allahumma s...


