Pejuang Kemanusiaan
VIVA PALESTINA akhirnya dapat masuk ke Gaza, tetapi sebagian tidak dapat masuk masih ada 59 caravan dari 200 caravan yang tertinggal. Pada saat yang sama atau sehari sebelumnya di kota Paris, ribuan orang berdemonstrasi di depan Kedutaan Mesir di Paris menyatakan bahwa tindakan polisi2 Mesir yang menghadang para aktivis & sukarelawan dari berbagai negara, sangatlah memalukan dan penghinaan terhadap kemanusiaan. Mereka orang-orang yang sadar di kota Paris itu, marah dengan menyuarakan hati nuraninya, mereka tidak peduli akan resiko udara yang dingin dan risiko yang lain demi berpihak pada yang 'terdzalimi'.
Adapun dengan para sukarelawan yang beruntung bisa sampai di tempat tujuan - Gaza, Palestina, mereka begitu bersyukur dan beruntung dapat membantu walau dengan berbagai rintangan ribuan KM perjalanan, yang inipun masih secuil dibandingkan dengan penderitaan rakyat Palestina....
Masha Allah, bagaimana dengan kita yang disini??? apakah masih ada tersisa untuk penderitaan sesama?? Sangat lah malu, sebagai seorang muslim yang masih hanya duduk menangis dan belum beranjak untuk berbuat .
Seperti salah satu aktivis dari Swiss, seorang perempuan pemberani- dia sangat sering ke Palestina, tinggal dengan penduduk dan pandai berbahasa Arab, dia berkata: " sudah saatnya untuk menterjemahkan perasaan emosi dan sentimen kita ke dalam praktek dan aksi politik yang nyata".... wah tambah aja dengernya seperti di tampar....
Ya Allah, semoga kami disini yang masih berat untuk beranjak dari kenyamanan ini di beri kekuatan untuk bangkit dan segera berbuat dan menunjukan sikap yang pada dasarnya selalu ada pada diri manusia sesuai fitrah nya yang mulia. Karena pada intinya, melawan hawa nafsu, dan berbuat kebaikan harus terus di latih, tidak akan datang dengan sendirinya.
Jangan-jangan kita sudah seperti orang-orang Kufah , seperti kata Farrazdaq pada Imam Husain as :
" hati-hati mereka (orang2 Kufah ) bersamamu, tetapi pedang-pedang mereka menghunus ke arahmu".... nauzubillah , kita semua berlindung dari kenyataan pahit itu.
Semoga Allah Azzawajala menjauhkan kita dari yang demikian dan selalu menjaga pada apa yang kita klaim! Latihan-latihan berjihad akbar ini memang harus dengan azam yang sangat kuat dan lulus dalam segala ujian nya. Apabila tidak pernah di latih, mana mungkin kita yang dengan serba 'nyaman' ini dapat selamat menuju Imam Zaman atfs yang akan kita tolong....pengorbanan adalah kata kunci untuk dapat terus menerus melatih diri agar dapat menjadi ' muntazhir sejati ', penunggu Imam Zaman atfs yang sejati....apabila baru harus turun ke jalan saja sudah banyak berbagai alasan ( ini adalah bagian dari pelatihan diri untuk turut serta dalam pasukan Al Mahdi as ), mana mungkin kita dapat menjadi penolong Imam Zaman atfs??
wallahualam....shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajjil farajjahum. ADRIKNA YA MAHDI
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
The Impact of Islamic Revolution on my life (Shaban 1437H - Haul of Imam Khomeini (ra ) Bismilillahirahmanirrahim Allahumma s...
-
Seorang Nasrani bertanya pada Imam Muhammad al Bagir as : "Siapakah Muslim yang sebenarnya? Imam menjawab : " Orang yang lidahnya ...

No comments:
Post a Comment