Beautify your self...
Manusia , yang Allah SWT ciptakan sebagai makhluk termulia di bumiNYA, terkadang menyia-menyiakan , bahkan dengan sengaja menghinakan dirinya, sehingga manusia jauh dari apa yang sesungguhnya, Rabb al alamin kehendaki...
" Segala yang baik itu datangnya dari Allah SWT dan yang buruk dari diri kita sendiri ", ungkapan yang selalu kita ucapakan tatkala kita mengakhiri suatu percakapan misalnya....sesungguhnya manusia telah mengetahui. Orang yang berakal dan beriman adalah orang yang mengaplikasikan apa yang di ketahuinya. Mengetahui disini tentu dengan makna yang sesungguhnya 'ma'arif', dengan keyakinan di lubuk hatinya.
Kebanyakan orang dapat mengerjakan misalnya larangan yang bersifat materi , seperti makan daging babi adalah haram hukumnya...tetapi yang bermakna non materi, seperti berghibah - ngegosip - fitnah- walalu tahu bahwa itu berarti memakan bangkai ( ini saja sudah jijik ) lalu saudaranya sendiri ( how dare you are doing that!), masih saja dilakukan tanpa perasaan bersalah. Malah hal tersebut dilakukan di tempat-tempat ibadah dan setelah melakukan ritual agama.
Manusia sering sekali lupa, bahwa setiap desahan nafasnya yang keluar masuk , setiap gerakan anggota tubuhnya , setiap ucapan yang keluar dari lidahnya itu, di hitung dan tercatat dengan rapih oleh para malaikat pencatat sehingga, wujud - bentuk dari alam barzakhnya terbentuk sesuai dengan catatan tersebut. Belum lagi wujud dari alam akhiratnya - intelektualnya (aql ) apabila tidak mengkonsumsi sesuatu yang bermakna, atau di isi dengan ilmu-ilmu yang tidak dapat menolongnya di akhirat, dapat di bayangkan bentuk - wujud akhiratnya. Ilmu disini lebih pada 'ma'arif' - pengetahuan yang intens tentang Sang Kholik - Tuhannya, mengenal dengan seksama tentang Tuhannya dan apa yang di perintahkan untuk di kenalnya.
Pengetahuan tentang Allah SWT, Kenabian, Kemaksuman, Kepemimpinan setelah Kenabian, Alam Akhirat, Hari Kebangkitan, serta Keadilan Tuhan adalah pengetahuan yang harus di pahami hingga aql kita mengetahuinya. Imam Khomeini ra selalu mencontohkan bahwa , semua orang mengetahui apabila orang yang mati tak dapat bergerak dan mengerjakan sesuatu lagi, tetapi banyak orang yang takut untuk tidur di sebelah orang yang sudah mati... Mengetahui dengan lahir saja apabila belum turun pada sebuah keyakinan adalah bukan suatu keimanan . Pengetahuan yang masih di permukaan saja belum menembus ke 'qalbu' memang akan menghasilkan suatu perilaku yang konyol ( seperti contoh mayat ).
Dan sangat jelas, seseorang itu akan berperilaku sesuai dengan pengetahuannya....Anehnya banyak orang meng'klaim' dirinya tahu tetapi bertindak tidak sesuai dengan yang di 'ketahui' nya...
Ini yang dimaksud oleh para 'urafa', bahwa bentuk - wujud akhirat kita sesuai dengan pengetahuan - ma'rifat dari apa yang kita ketahui.
Perumpamaan ini seperti manusia ketika di dalam rahim ibunya, hanya mengetahui keadaannya yang sempit dan gelap dalam rahim ibunya. Bentuk dari janin yang ada di rahim ibu itu juga akan sesuai dengan nutrisi yang di konsumsi oleh ibunya. Begitu juga bentuk kita di alam barzah itu sesuai dengan perilaku yang kita kerjakan di alam dunia ini. Terus hingga bentuk akhirat kita akan menyempurna atau memburuk sesuai dengan 'ilmu pengetahuan - ma'rifat' yang kita di haruskan untuk mengenalinya.
Perjumpaan dengan Tuhan adalah di alam 'aql' - akhirat .. memperindah 'aql' kita adalah bekal yang sangat berharga untuk dapat berjumpa dengan Tuhan .
Oleh karenanya, kenapa kita melihat para 'urafa' lebih mengutamakan bentuk- wujud untuk alam barzah dan akhiratnya ketimbang bentuk fisik di alam dunia .
Alam dunia ini adalah sarana kita untuk memperindah bentuk barzahi dan akhirat kita..
Semoga kita dapat selalu menyempurnakan bentuk diri kita di alam berikutnya. Sungguh seorang mukmin sejati adalah seorang yang VISIONER...bukan 5 tahun kedepan atau 10 tahun kedepan tetapi untuk alam berikutnya....wallahualam bishawab
Shalawat ala Muhammad wa ali Muhammad wa ajil farajahum....Adrikna ya MAHDI
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
The Impact of Islamic Revolution on my life (Shaban 1437H - Haul of Imam Khomeini (ra ) Bismilillahirahmanirrahim Allahumma s...
-
Seorang Nasrani bertanya pada Imam Muhammad al Bagir as : "Siapakah Muslim yang sebenarnya? Imam menjawab : " Orang yang lidahnya ...

No comments:
Post a Comment