the Holy Grail ....FATIMAH binti MUHAMMAD saww




Di negeri kita yang mayoritasnya beragama Islam dan mengaku Nabi Muhammad saww utusan Allah, kenyataannya, masih banyak yang tidak mengetahui tentang siapa saja, keluarga Nabi Muhammad saww, terutama putri Beliau saww dari istri tercintanya Sayidah Khadijah as yaitu Sayidah Fatimah Az Zahra as.

Sayidah Khadijah as yang suci nan mulia telah dipilih Allah untuk menyimpan ruh suci seorang bidadari berwujud manusia yang darinya akan diturunkannya para WALI ALLAH yang akan mengurus urusanNYA di muka bumi ini. Para ahlul kitab agama samawi sangat paham tentang ini....oleh karenanya seperti seorang Dan Brown dalam buku best sellernya the Holy Grail dan the Da Vinci Code, berusaha mengangkat inti dari cerita kitab suci samawi itu... Bahwa Sang Mesiah yang menikah dengan putri bangsawan dan mempunyai seorang putri yang akan menurunkan putra-putra pilihan Tuhan yang akan mengurusi urusan Tuhannya di dunia ini. Maka dari itu jiwa sang putri - the holy grail- ini sangat terancam, karena pasukan setan pasti selalu akan menghancurkan apapun dari al HAQ - sang Kebenaran.


Dunia ini akan diliputi dengan kejahatan, karena sang pembawa panji kebenaran , putra-putra pilihan Tuhan yang berjumlah 12 akan terus di buru dan dibunuh, hingga hanya satu lagi yang terakhir dan segera diangkat ke Arsy Tuhan untuk diselamatkan....dan apabila waktunya tiba sang Putra pilihan Tuhan putri sang Mesiah itu akan di tampilkan di muka bumi ini dengan membawa panji Kebenaran sehingga bumi ini akan diliputi dengan keamanan dan kenyamanan kembali seperti yang Tuhan inginkan.


Semua ini tertera pada kitab suci ajaran Samawi, seperti; Taurat dan Injil, kitab sebelum Al Quran...Oleh karenanya para ahli kitab mengetahui benar akan berita ini bahkan mereka dalam Al Quran pun disebutkan bahwa mereka itu kenal sang Mesiah itu lebih dari anaknya sendiri.....Jadi untuk mengetahui kebenaran, kita sangat dianjurkan, sebagaimana di perintahkanNYA untuk mengimani kitab-kitab suci sebelum Al Quran.


Karena Al Quran, kitab terakhir yang akan menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya yang telah banyak di simpangkan oleh sebagian pengikut-pengikutnya....yang tergiur pada keindahan dunia dan tidak istiqamah pada keimanannya. Mereka terus mencoba dan memaksakan untuk dapat menerapkan konsep ajaran agama samawi yang telah kukuh  dan tak dapat dirubah itu, dengan mengganti figur-figurnya agar terlihat klop dengan konsep orisinilnya....


Tak diragukan lagi berpegang pada yang BENAR dan mengikuti yang orisinil sangat diwajibkan...tetapi tentunya ini memerlukan ilmu , serta hati yang bersih sehingga keimanan kita menebal dan kita akan termasuk yang selamat serta akan menaiki Bahtera Nuh - Safinat al Najat-


Pada saat Muhammad saww - Sang Muwahid - berkhalwat di gua Hira selama 40 hari seperti Allah telah memerintahkannya melalui malaikat Jibril. Selama masa uzlahnya itu Jibril selalu memberikan makanan dari Surga dan ketika waktunya telah habis 40 hari, Rasul saww kembali kerumahnya untuk menemui istri tercintanya Sayidah Khadijah as. Seperti biasa Sang Rasul saww akan melaksanakan shalat tepat waktu, tetapi pada saat itu Jibril datang memerintahkan kekasihNYA untuk langsung mendatangi istrinya...Allah sendiri yang mengatur untuk membawa benih Fatimah Az Zahra...


Sudah barangtentu, Rasul yang Mulia saww begitu menyayangi dan begitu hormat pada Fatimah as, ini bukan hanya sekedar hubungan antara seorang ayah terhadap anaknya...tetapi lebih dari itu..dengan demonstratifnya, Rasulullah saww menunjukan bagaimana rasa hormat yang tinggi dan cinta beliau saww pada putrinya Az Zahra as.


Sejarah mencatat, ketika Rasulullah saww melihat Fatimah as datang, beliau saww bangkit dari duduknya dan mencium tangan Fatimah as. 


Semua tindakan Rasul saww sudah pasti mengandung makna yang juga pesan dari Allah, penghormatan pada Fatimah as ini untuk menegaskan pada umat Muhammad saww bahwa Fatimah Az Zahra as ini mempunyai kedudukan dan maqam maknawi yang khusus. Hadits beliau saww pun menegaskan lagi : " Setelah aku, putriku ini adalah sebagai teladan dan rujukan untuk kalian semua "

.... Tetapi sungguh apa yang terjadi???? setelah Rasul saww wafat??? kebanyakan dari umat-umat Muhammad saww seolah lupa dan tak peduli dengan hadits Rasulullah saww ini..belum saja jasad suci itu dikebumikan...mereka sudah berencana....dan sejak itulah keluarga Muhammad sang Nabi Agung nan Mulia Kekasih Allah ini terus menerus dikhianati dan dianiaya...jubah agama Muhammad saww telah dirubah....Az Zahra as tak dapat diam, beliau as yang berhati halus, lembut dan maksum ini bangkit dan terus berjuang hingga titik darah sucinya yang terakhir. Beliau as berusaha mencegah kejahatan umat Ayahnya yang tak tahu diri dan jahil itu yang telah merubah Islam pada ajaran yang mereka sukai, dengan menghancurkan bangunan indah Islam dimana dengan darah-darah suci para syuhada Badar, Uhud, Hunain dan Khaibar telah ditegakan....


Itulah derita Fatimah Az Zahra as sang Putri Nabi....belum lagi kepemimpinan suaminya Sang Singa Allah, Ali bin Abi Thalib as telah direbut ....Sayidah Fatimah as bangkit, keluar rumah...berceramah di mesjid-mesjid...bicara dengan tegas dan lugas tentang ajaran Islam yang sesungguhnya. Walaupun beliau as telah dianiaya dan di sakiti oleh perampok kepemimpinan suaminya pada saat itu...pada saat berkhotbah beliau as, tidak ada sepatah katapun keluhan, apalagi mengadu tentang apa yang telah dideritanya, bagaimana para perampok itu menganiaya beliau as...beliau hanya berbicara tentang makna Tauhid, dan segala keadilan yang telah diajarkan Islam.


Fatimah as bangkit dan menuntut hak nya dan melaksanakan kewajibannya. 


Menuntut hak beliau as tentang warisan satu-satunya dari ayahnya - Tanah Fadak dan menjalankan kewajibannya sebagai seorang makmum dari Imam Zamannya yaitu Ali bin Abi Thalib as...pada saat itu beliau bangkit sebagai pembela dan penolong Imamnya bukan Ali as sebagai suaminya...Beliau as walau dalam keadaan sakit karena telah dianiaya, bangkit keluar memberikan pengertian kepada masyarakat sekitar Madinah tentang hak dan kewajibannya.

Kewajibannya menaklukan rasa sakit ditubuh yang telah dianiaya, ditinggalkannya anak-anak balitanya dan segala urusan dirinya demi membela Imam Zamannya - Ali bin Abi Thalib as . 


Dengan ini Rasulullah saww telah berpesan pada kita semua bahwa Sayidah Fatimah Az Zahra as - putri beliau saww mempunyai kedudukan yang sangat tinggi di mata Allah SWT dan RasulNYA. 

Sayidah Fatimah as telah mencontohkan bahwa, kita semua mempunyai tugas dan kewajiban terhadap Imam Zamannya serta wajib mengorbankan seluruh kemampuan kita untuk dapat membantu serta menolong Imam Zamannya dengan mengedepankan Imamnya diatas segalanya; termasuk anak, istri, suami apalagi urusan pribadi diri kita. Itulah makna dibalik semua tindakan Fatimah binta Muhammad saaw , Sayidat al Nisa ilalamin....semua perbuatan kita hanya untuk kepentingan ISLAM dengan fisabilillah... Pesan yang paling penting juga, pada peristiwa itu adalah agar kita bertanya serta bercermin pada diri kita bahwa pada saat itu baru setelah wafat sang Utusan Allah Muhammad saww, HAQ Islam telah didzalimi....oleh karena itu setiap diri wajib bangkit membelanya dan mengembalikan al HAQ pada tempatnya....


Wallahuallam bishawab......Ya Mumtahanat....Ya Fatimah binti Muhammad...Ya Qurata aini Rasulillah...Ya shawjati Amiril Mukminin...Ya ummul Hasan wal Husain.....Ya Sayidatana Ya Maulatana...Inna tawajahna wa tawasalna biki ilallah wa qadamnaki baina yaidai hajatina...Ya Wajihatan indallah Ishfailana indallah....


Allahumma shali ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum.

No comments:

Post a Comment