You are HIS employee ( III )

" Seburuk-buruknya orang adalah yang melepaskannya akhiratnya demi dunianya "

Perkataan ini terucap dari mulut suci al Husain ibn Ali as yang tentu berasal dari kakeknya Rasulullah saww dan ayahnya Ali bin Abi Thalib as. Ucapan ini akan mengingatkan kita yang sibuk dan sangat giat bekerja hanya untuk atasan kita atau kehidupan dunianya dan melupakan Tuhannya yang memberikan dia kemampuan untuk bekerja di dunia ini. Dengan kita bekerja untuk dapat mencukupi kebutuhan hidup kita di dunia ini juga adalah bagian dari kita bekerja untuk Tuhan.Tuhan menyuruh itu, karena rizkinNYA harus diraih dengan bekerja di dunia ini. Disini kita hanya selalu diingatkan bahwa segala kegiatan yang kita lakukan di dunia ini harus untuk Tuhan walaupun pada kenyataanya kita bekerja pada seseorang atau suatu perusahaan.Tetapi apakah kita sudah mensyukuri nikmatNYA dengan terus menerus mengingatNYA dalam setiap keadaaan, karena tidak ada di dunia ini yang dapat bergerak tanpa seizinNYA. Daun yang jatuh dari pohonnya , yang ditiup angin, itu semua atas kehendakNYA. Atasan kita yang memberi kita pekerjaan dan penghasilan, bertindak semua atas kehendak dan izinNYA. Apabila atasan kita memberi kita jabatan yang tinggi, itu semua karena usaha kita, Tuhan pun berperan dalam hal tersebut, tetapi pada saat yang samaTuhan pun menguji kita apakah kita bersyukur padaNYA atau hanya memuji-muji pada atasan kita yang segala kebutuhannya juga datangnya dari Tuhan. Disinilah dapat kita lihat perbedaan orang-orang yang berfikir yang menggunakan akalnya dengan baik dengan orang yang hanya bekerja untuk dunia. Akal tertinggi adalah akal yang tunduk akan perintah Sang Kholik, perhatikanlah para Nabi utusan Tuhan , mereka adalah yang mempunyai akal yang paling sempurna sehingga mereka sangat memprioritaskan pekerjaan-pekerjaan yang membantu Tuhannya, kedudukan dan jabatan di dunia untuk mereka adalah kecil, mereka sudah mendapatkan kedudukan langit. Kedudukan dunia hanya diperolehnya sekedar untuk dapat menjalankan pekerjaaan dari Tuhan yaitu mendidik umat-umatNYA kejalan yang diridhaiNYA serta menjalankan amal ma'ruf dan nahi munkar demi keselarasan dunia ini.
Segala tindak tanduk para kekasih Allah ini selaras dan berada di jalanNYA, mereka bekerja keras untuk dapat selalu memperbaiki tabiat-tabiat buruk yang ada pada setiap diri manusia. Bahaya dan ancaman dari para pembangkang tidak akan menyurutkan niat-niat suci mereka atau mundur untuk mencari perlindungan dari para Tyran bahkan nyawa-nyawa suci mereka dipersembahkan demi mencapai tujuan suci Tuhannya. Kita pun dalam bekerja diperusahaan akan bekerja mati-matian dan rela mengorbankan apa saja termasuk keluarga demi jalannya atau hidupnya serta tujuan perusahaan kita....Coba bandingkan?? Apakah kita tidak seharusnya bekerja untuk Tuhan lebih keras dan rela berkorban untuk kehilangan apapun untuk misi Tuhan kita . Kita selalu akan memberikan yang terbaik untuk dapat di nilai baik oleh atasan kita, lalu apakah kita telah melakukan yang sama untuk Tuhan kita? mempersembahkan yang terbaik dari apa yang telah Tuhan berikan pada kita, baik itu akal, pikiran dan semua harta yang kita miliki??
Berikanlah yang terbaik dari yang kita miliki untuk atasan tertinggi kita- TUHAN SANG MAHA PENCIPTA & PEMBERI RIZKI serta MAHA PENGAMPUN....Adapun Firman Tuhan mengatakan ' kita baru dikatakan beriman apabila kita telah memberikan sesuatu yang kita cintai' .....semoga Allah mengampuni segala dosa kita yang masih mementingkan kepentingan diri sendiri dari pada kepentinganNYA.. Adrika ya MAHDI.....shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad

No comments:

Post a Comment