Di dalam segala keraguan, ketidak pastian dan kekacauan yang ada di seputar kita, siapa pun akan mendambakan sesuatu yang dapat menghantarkannya pada sesuatu yang jelas, pasti dan aman.
Pertanyaannya apakah itu ada? Dan apakah harapan itu akan terobati?
Sudah banyak diantara kita yang hampir putus asa dengan kejadian-kejadian yang ada di sekeliling kita, lihatlah di Media-media yang disajikan setiap hari dan telah menjadi makanan keseharian kita bagaimana peristiwa-peristiwa yang sungguh diluar dugaan dan akal sehat telah terus menurus terjadi sehingga pada titik tertentu pikiran kita sudah tidak sanggup lagi mencernanya.
Tragedi Gaza sungguh mencerminkan banyak sisi-sisi kelam kehidupan di dunia ini, berbagai peristiwa horor terus membayang-bayangi setiap jiwa , belum lagi yang langsung terkena bencana.
Disatu sisi terlihatlah sifat-sifat yang sesungguhnya dari setiap diri, reaksi mereka terhadap bencana dapat mengukur sampai dimana keimanan seseorang...Ada yang marah, kesal, benci, simpati, bahkan acuh sekalipun...Ketakutan, kemarahan, kebohongan, kebencian,kehinaan, ketidakadilan, kematian semua mewarnai hari-hari yang harus terus dijalani.
Inilah ujian-ujian Tuhan untuk mengetahui siapa diantara hamba-hambaNYA yang benar-benar beriman, karena hanya dengan klaim atau pengakuan semata tidaklah bermakna dan masing-masing diri akan mengetahui sudah sejauh mana keimanan mereka. Karena memang di dunia ini bukanlah tempat balasan pahala untuk mereka yang beriman dan bukanlah balasan azab untuk mereka yang dzalim, tetapi mereka semua akan diadili sesuai dengan apa yang akan dikerjakannya di dunia ini.
Keimanan yang utuh dan benar akan menghantarkan diri pada suatu keyakinan yang tinggi dimana mereka tidak akan berkeluh kesah,atau merasa ketakutan pada yang telah terjadi pada dirinya, mereka sudah dapat menyaksikan kebesaran Tuhannya.
Harapan akan keadilan Tuhan dapat menenangkan mereka yang yakin, dengan semangat berjuang yang tinggi dan pantang hina akan ketundukan pada kecurangan dan ketidakadilan mereka terus berjuang hingga titik darah yang penghabisan.
Penantian yang aktif dan penuh dengan keyakinan akan kemenangan pada kebenaran adalah puncak dari keimanan yang Insha Allah akan mempercepat pertemuaan kita pada Sang Juru Selamat......
Al ajal Al ajal Al ajal Ya Mahdi ya Shabib al Zaman...
Adrikna Ya Mahdi...
shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad
No comments:
Post a Comment