Mendamba pertemuan


Dalam hati setiap orang yang sedang merindukan akan pertemuan dengan seseorang yang sangat di cintainya, selalu bergelora, was- was dan cemas, gelisah ingin segera berjumpa. Apapun yang harus di laluinya akan di lakukan dengan segera apapun resikonya. Tentunya banyak berbagai tantangan dan dilema untuk menujunya, tetapi karena keinginan yang begitu sangat kuat, apapun akan ditempuhnya apalagi hanya sekedar jarak antar benua, itu tidaklah menjadi masalah, segalanya akan diupayakan. Ada satu hal yang paling penting untuk dapat berjumpa Sang Kekasih, selain cinta dan keinginan yang kuat, pengetahuan yang dalam tentang Kekasih. Sudahlah sangat jelas, bila sesorang mencintai seseorang , dia akan ingin sekali kenal bukan hanya sekedar tahu, seperti apa saja yang disukai , dicintai oleh Sang Kekasih, pasti akan ia sukai atau cintai juga, walaupun mungkin tadinya kita tidak menyukainya apalagi mencintainya, tetapi demi Sang Kekasih, kita akan mengorbankan keinginan kita diatas keinginan Kekasih, karena kita ingin menjadi bagian dari Kekasih dan Sang Kekasih akan menaruh penuh perhatian pada kita....Begitu juga sebaliknya apabila kita membenci seseorang kita akan dengan sengaja untuk melakukan sesuatu yang tidak disukai oleh orang tersebut, supaya dia tidak menaruh perhatian pada kita..

Kembali kepada keinginan untuk mempersiapkan pertemuan dengan Sang Kekasih, tentunya kita akan berbuat sesuatu yang akan menyenangkan DIA dengan didasari dengan pengetahuan-pengetahuan kita tentang apa-apa saja yang menjadi kesukaannya, yang dicintainya dan kitapun mengetahui apa-apa saja yang Kekasih tak menyukainya , jadi kita tidak akan melakukan sesuatu yang membuat hatinya luka, dan kita akan terus menjaga itu supaya pertemuan itu akan menjadi sesuatu yang bersambut...

Sudahkah kita mempersiapkan pertemuan kita dengan Sang Kekasih??

3 comments:

  1. Nice mbak Erma.
    Gibran berkata :
    "Jika cinta memanggilmu maka ikutilah ia sekalipun dibalik sayapnya terselip sebilah pedang"
    Bak Imam Husayn yang mengorbankan jiwa demi sang kekasih, mudah-mudahan cinta kita kepada-Nya tak luruh karena sebilah pedang.

    Kholid

    ReplyDelete
  2. Amin. Semoga kita dapat mempersiapkan diri kita untuk mendapatkan kelayakan menjadi Kekasih...Ya Baqiatullah ...lirik lah aku, kuatkan aku, gabungkan aku denganmu...Adrikni ya Mahdi!!

    ReplyDelete
  3. Kadang perjalanan menuju-Nya adalah perjalanan yang penuh belukar, kadang bagaikan berada di atas awan kadang pula seakan berada di atas ombak, yah itulah perjalanan para pecinta...

    ReplyDelete