You are Your Action

Di awal bulan Desember di akhir tahun, biasanya kita sudah mulai resah tentang rencana kedepan apa yang akan kita lakukan demi terus 'move on' perbaharui diri .

Setiap kita di anjurkan dan termaktub juga dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa 'bukanlah dari kami , bila hari ini kita masih sama dengan hari kemarin' , artinya kita harus terus mengembangkan diri dan mengaktualkan setiap potensi yang masih terpendam dalam diri kita setiap harinya. 

Jadi ini bukan hanya sekedar anjuran agama yang tentunya sangat berdasar tetapi ini adalah sebuah kebutuhan jiwa dan ruh kita untuk dapat terus melambung ke atas menyempurna .  Semua anjuran agama tentu dalam rangka membawa manusia terus mendekatkan diri ke pemilik diri yang sesungguhnya Sang Pencipta Sang Pengatur alam semesta. 

Perjalanan menjadi 'manusia' ini yang terkadang terabaikan di karenakan cara pandang dunia yang keliru.Manusia berbeda dengan ciptaan Tuhan yang lainnya, yang berproses terus menyempurna untuk menjadi 'manusia' atau insan yang sesuai dengan kehendakNYA. Esensi dari makhluk yang bernama manusia ini adalah ruh nya yang akan terus bergerak menyempurna , tergantung dari gerakan amal perbuatannya , apabila tidak ada amal perbuatan tentu ruh nya pun stagnan jalan di tempat, lebih menyedihkan lagi apabila amal perbuatan nya buruk, maka gerakan ruh nya akan terjun bebas ke bawah. Intinya ' You are Your Action '.

Di hampir penghujung tahun, kita di anjurkan membuat sebuah Resolusi yang dapat membuat ruh kita bergerak melambung mendekat padaNYA , pada apa yang di sukaiNYA dari kita. Gerakan menjadi seorang manusia sesuai kehendakNYA. 

Seperti apa? kita yang harus menemukannya ....terus bergerak menggali potensi diri , bila masih belum tahu, terus saja melakukan sesuatu yang dapat membuatNYA ridha. Iya, seperti apa?? Menjadikan diri kita bermanfaat untuk orang lain, bukan melulu untuk kepentingan diri dan keluarga kita saja. Belajar mengasah empati, mempertajam mata batin dengan banyak berbuat kebaikan untuk kaum mustadafin ( kaum yang hak2 diambil ) oleh kaum mustakbirin ( penguasa ), rela berkorban untuk orang lain. 

Dalam sejarah-sejarah para Nabi dan para wali Alah mereka membuat gerakan yang selalu memperhatikan kepentingan kaum mustadafin...mereka adalah wali kaum mustadafin. Dengan meniru dan menapak tilasi setiap perbuatan para Nabi dan para Wali Allah artinya kita sedang menjalankan sunnah...ini sunnah yang sangat dianjurkan , selalu terdepan membela kaum tertindas yang tak mempunyai pembela kecuali Tuhan. Apabila kita ingin disukai Tuhan, tentu kita yang siap menjadi waliNYA dengan mengerjakan atas namaNYA dalam membela setiap mereka yang lemah, kaum yang terus termarjinalkan.

Sepertinya apabila kita berdiam sejenak, melihat ke sekeliling sekitar kita , tentu banyak yang dapat kita kerjakan. 

Jadi, apabila bingung tidak punya rencana atau resolusi untuk tahun depan, bisa merenung sejenak, melihat sekeliling kita, mana yang lebih 'urgent' untuk di jadikan prioritas.

Ingat di akhirnya nanti kelak yang dilihat hanya amalan kita...amalan juga tentunya dilihat kualitasnya semakin disukaiNYA semakin tinggi nilainya.  You are Your Action 

Semoga kita terus dapat menyamakan frequensi denganNYA, sehingga mudah menentukan prioritas amalan yang di sukaiNYA dari kita..

Allahumma shali ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum.