Konsekuensi ikut TREND
Sudah menjadi kebiasaan di masa sekarang kita seperti diperintahkan untuk selalu mengikuti TREND yang ada. Bahkan di social media dengan tanda hashtag untuk menciptakan trend oleh para pemegang akun-akun nya untuk di populerkan agar berita atau apapun di upayakan melalui suatu sistem untuk mengingatkan para pengguna akun-akun lainnya untuk melihat ( notice ) bahwa isu tersebut adalah isu yang memerlukan perhatian khusus dan perlu dibaca dan penting untuk di ketahui atau di 'endorse'
Bisa juga Trend sebuah life style atau Gaya hidup, yang bila seseorang mengikutinya artinya dia bagian dari masyarkat kekinian dan orang-orang akan ' notice ' dia sebagai seorang yang mengikuti perkembangan jaman dan artinya dia termasuk orang yang modern ( begitulah penilaian awam ) .
Trend yang disematkan untuk sebuah Gaya Hidup Kekinian, adalah konsekuensi dari ketertarikan seorang atau masyarakat pada sebuah Gaya Hidup yang menurut penilaian mereka adalah sesuatu yang wajar dan patut untuk di ikuti dan bila perlu di sebarkan ditularkan pada yang lain.
Contoh yang paling populer di negeri ini salah satunya adalah trend mengikuti gaya hidup drama-drama Korea ( Drakor ) . Ini sebuah Trend gaya hidup yang masif dan sangat sulit untuk dibendung. Pengaruhnya terjadi pada hampir semua lapisan masyarakat tidak mengenal gender , sara dan agama. Muslim sekalipun mencampurkan kebiasaan-kebiasaan keseharian mereka dengan style dan bergaya seperti layaknya artis-aratis atau budaya Korea . Yang paling sering seperti berselfi ria dengan gerakan-gerakan tangan dan tubuh ala drakor, dengan kata sarangeo dlsbnya. Mungkin yang satu ini walau kurang pas menurut saya , tapi masih bisa di tolerir.
Yang paling mengerikan dan yang masyarakat disini tidak menyadari adalah di dalam gaya hidup Drakor tersebut selalu diselingi dengan kekerasan , yang apa bila mereka kesal perempuan nya langsung menjambak rambut lawannya atau menendang, bahkan menampar muka , itu sudah terbiasa dan selalu ada di setiap Drakor tsb. Lucunya masyarakat kita tidak menyadari ....dibalik ucapan-ucapan ' sarangeo' itu mereka sering sekali melakukan kekerasan, balas dendam , buliying baik itu pada anak-anak sampe orang dewasa. Dan ini secara tidak disadari oleh masyarakat kita telah berdampak hebat, ketika kita melihat perlakuan-perlakuan kriminal yang dilaporkan di berita-berita di TV-TV kita sekarang ini banyak sekali yang di akibatkan oleh kekerasan . Seperti kasus yang baru-baru ini mencuat dan populer itu kasus Mario Dandy, misalnya..Juga buliying2 di sekolah-sekolah, karena dulu kita hampir tidak pernah melihat anak-anak kita berprilaku demikian.
Ini harusnya diambil sebagai WARNING oleh pemerintah maupun para orang tua untuk tidak membolehkan sembarang film-film yang masuk ke negeri kita dan membiarkan TV-TV itu menayangkan sebebas-bebasnya film-film yang mengandung konten kekerasan walau di selimuti dengan cerita-cerita romance yang seolah penuh kasih sayang. Skrining pemilihan setiap program acara TV harus di perhatikan dengan seksama dan harus melibatkan para ahli di bidang psikologi dan agama ( spiritual ) .
Cukup sudah generasi-generasi kita tidak di cekoki dengan hal-hal yang merusak jiwa-jiwa mereka. apalagi sekarang dari negeri-negeri Paman Sam dan Eropa pengaruh-pengaruh gaya hidup LGBTQ ini harus menjadi perhatian khusus bukan hanya para orang tua tetapi pemerintah juga mempunyai tanggung jawab yang besar untuk menciptakan generasi muda yang sehat jiwa dan raganya bermoral dan berakhlak mulia sesuai dengan konstitusi NKRI , yang Pancasilais.
Generasi muda kita butuh pada sebuah Trend yang dapat menjadikan diri-dirinya seorang 'Hero' di negaranya yang berjuang untuk ketahanan Negerinya dengan mempopulerkan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila dan menjadikannya sebagai bagian dari budaya bangsa yang berakhlak mulia penuh toleransi yang terukur ( pada saat yang sama tidak mentolerir gaya hidup yang dapat merusak akhlak dan pribadi-pribadi pemuda-pemudi kita ). Be selective NOT permisive , use your commen sense NOT just follow the Trend.
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Kasih membantu kita semua untuk dapat membuahkan genenerasi penerus bangsa ini yang berkeTuhanan, berkeManusiaan Adil dan Beradab, mencintai Persatuan , penuh hikmah dan bermasyarakat, serta ber Keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia . Bi haqi Muhammad wa aali Muhammad.
You are Your Action
Di awal bulan Desember di akhir tahun, biasanya kita sudah mulai resah tentang rencana kedepan apa yang akan kita lakukan demi terus 'move on' perbaharui diri .
Setiap kita di anjurkan dan termaktub juga dalam hadis Nabi Muhammad SAW yang menyatakan bahwa 'bukanlah dari kami , bila hari ini kita masih sama dengan hari kemarin' , artinya kita harus terus mengembangkan diri dan mengaktualkan setiap potensi yang masih terpendam dalam diri kita setiap harinya.
Jadi ini bukan hanya sekedar anjuran agama yang tentunya sangat berdasar tetapi ini adalah sebuah kebutuhan jiwa dan ruh kita untuk dapat terus melambung ke atas menyempurna . Semua anjuran agama tentu dalam rangka membawa manusia terus mendekatkan diri ke pemilik diri yang sesungguhnya Sang Pencipta Sang Pengatur alam semesta.
Perjalanan menjadi 'manusia' ini yang terkadang terabaikan di karenakan cara pandang dunia yang keliru.Manusia berbeda dengan ciptaan Tuhan yang lainnya, yang berproses terus menyempurna untuk menjadi 'manusia' atau insan yang sesuai dengan kehendakNYA. Esensi dari makhluk yang bernama manusia ini adalah ruh nya yang akan terus bergerak menyempurna , tergantung dari gerakan amal perbuatannya , apabila tidak ada amal perbuatan tentu ruh nya pun stagnan jalan di tempat, lebih menyedihkan lagi apabila amal perbuatan nya buruk, maka gerakan ruh nya akan terjun bebas ke bawah. Intinya ' You are Your Action '.
Di hampir penghujung tahun, kita di anjurkan membuat sebuah Resolusi yang dapat membuat ruh kita bergerak melambung mendekat padaNYA , pada apa yang di sukaiNYA dari kita. Gerakan menjadi seorang manusia sesuai kehendakNYA.
Seperti apa? kita yang harus menemukannya ....terus bergerak menggali potensi diri , bila masih belum tahu, terus saja melakukan sesuatu yang dapat membuatNYA ridha. Iya, seperti apa?? Menjadikan diri kita bermanfaat untuk orang lain, bukan melulu untuk kepentingan diri dan keluarga kita saja. Belajar mengasah empati, mempertajam mata batin dengan banyak berbuat kebaikan untuk kaum mustadafin ( kaum yang hak2 diambil ) oleh kaum mustakbirin ( penguasa ), rela berkorban untuk orang lain.
Dalam sejarah-sejarah para Nabi dan para wali Alah mereka membuat gerakan yang selalu memperhatikan kepentingan kaum mustadafin...mereka adalah wali kaum mustadafin. Dengan meniru dan menapak tilasi setiap perbuatan para Nabi dan para Wali Allah artinya kita sedang menjalankan sunnah...ini sunnah yang sangat dianjurkan , selalu terdepan membela kaum tertindas yang tak mempunyai pembela kecuali Tuhan. Apabila kita ingin disukai Tuhan, tentu kita yang siap menjadi waliNYA dengan mengerjakan atas namaNYA dalam membela setiap mereka yang lemah, kaum yang terus termarjinalkan.
Sepertinya apabila kita berdiam sejenak, melihat ke sekeliling sekitar kita , tentu banyak yang dapat kita kerjakan.
Jadi, apabila bingung tidak punya rencana atau resolusi untuk tahun depan, bisa merenung sejenak, melihat sekeliling kita, mana yang lebih 'urgent' untuk di jadikan prioritas.
Ingat di akhirnya nanti kelak yang dilihat hanya amalan kita...amalan juga tentunya dilihat kualitasnya semakin disukaiNYA semakin tinggi nilainya. You are Your Action
Semoga kita terus dapat menyamakan frequensi denganNYA, sehingga mudah menentukan prioritas amalan yang di sukaiNYA dari kita..
Allahumma shali ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum.
-
The Impact of Islamic Revolution on my life (Shaban 1437H - Haul of Imam Khomeini (ra ) Bismilillahirahmanirrahim Allahumma s...

