Listen.... the calling from the sky


Keterpurukan moral semakin jelas dan sudah seperti hal yang biasa karena terjadinya 'on the daily basis', bencana alam dimana-mana, bumi semakin memanas, rakyat dimana-mana bangkit dan teriak, ...Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun......La haula wala kuata ila billahi alliyul adzim....fitrah kemanusiaan telah di hinakan dan semakin terhina....yang hati nuraninya masih normal PASTI akan bangkit, berteriak dan mengeluh, menyerukan segala apa yang dirasakannya....hanya mayat-mayat hidup saja yang dapat terdiam, membisu, dan tidak berbuat apa-apa....sekarang apabila kita menengok keluar, mengamati segala kejadian yang terjadi di muka bumi ini, adakah terdengar jeritan dan panggilan dari langit??? yang menembus hati-hati yang mendamba indahnya kasih sayangNYA, yang tidak rela bumiNYA di injak-injak oleh para pendusta dan tidak sudi bumiNYA di rusak oleh para penghianat yang serakah...siapapun yang mengenalNYA PASTI akan marah, tak mungkin duduk termenung diam , sibuk dengan urusan-urusan diri yang toh menjauhkan dirinya dariNYA juga....sudikah apabila halaman rumah kita di injak-injak oleh para pencuri dan kita masih duduk di dalam rumah termanggu hanya menonton saja?? perilaku normal adalah kita marah dan bangkit mengusir para pelaku kejahatan itu bukan....lalu apakah bumiNYA ALLAH SWT yang luas dan tak terbatas ini, setelah jelas telah dirusak dan di hinakan , kita masih diam dan tak berteriak...apakah kita masih memuja dan menjalankan ibadah hanya untuk diri kita sendiri ??? sementara AGAMA mengajarkan ibadah itu untuk dapat menolong yang lain??? tentunya setelah kita dapat menolong diri kita sendiri...tetapi bukan seterusnya kita hanya berkutat pada diri, yang akibatnya akan menjauhkan kita dariNYA...alias syirik...hanya peduli pada diri kita dan keluarga??? apa itu yang diajarkan para Aulia ALLAH SWT...buat apa ada puasa? buat apa shalat harus berjamaah...buat apa semua itu, kalau ujung2nya hanya kita jadi mencintai diri kita dan keluarga tak peduli yang lain????
Miliaran Muslim di muka bumi ini....apabila benar dia seorang muslim yang mengerti agamanya...bagaimana dengan derita di PALESTINA?? ....ratusan ribu mengaku pengikut ALI as....tetapi IMAM ZAMAN atfs yang ditunggu-tunggu kenapa belum muncul?? dan itupun hanya dibutuhkan 313 orang....sampai sekarang pun masih belum datang??? YA ALLAH ....bangkitkan dalam diri ini kepedulian untuk menolong ummat Muhammmad saww....siapkan diri-diri ini untuk dapat membantu terlaksananya kedatangan Sang RATU ADIL - Sang Imam yang sangat di dambakan putra Muhammad saww, putra ALI as, putra Zahra as.....jagalah beliau atfs dari segala yang membuatnya tidak nyaman....jadikanlah kami para penolongnya yang tidak membuatnya bersedih....ampunilah kami ya ALLAH, karena perilaku kami masih jauh dari yang ENGKAU inginkan sehingga IMAM MAHDI atfs yang kami nantikan masih belum datang, karena kebodohan dan keburukan perilaku kami....perbaikilah ya ALLAH perilaku kami hingga ENGKAU memunculkan KEKASIH kami, yang kami nantikan...angkatlah kehinaan diri-diri kami dan gantikanlah dengan KemuliaanMU sehingga kami menjadi layak menjadi penolong-penolongNYA...Persiapkanlah diri-diri kami untuk layak menyambut kedatangan Imam kami atfs....sampaikanlah shalawat kami yang tak terbilang & tak terhingg untuk para KEKASIH kami MUHAMMAD saww & Ahlul Bayt nya as...Allahuma shali ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum.....ADRIKNA YA MAHDI.

Loosing the Religions effects..

Sebagai manusia yang masih normal dan mempunyai hati... sungguh menyakitkan melihat keadaan dunia ini....kebanyakan orang hanya diam dan meng 'iya' kan ketika sekelompok perampok yang bertopeng kemanusiaan berpidato, penipu ulung yang super munafik berkomentar...mereka ingin semua yang di ucapkannya di dengar tetapi ajaibnya mereka tidak pernah mau mendengar apa yang dikatakan orang lain??? 

Gejala-gejala yang sudah mendarah daging di kalangan para hipokrit ini memang susah untuk di obati...karena yang mereka sembah adalah keinginan diri dan kelompoknya saja, tak ada yang lain....sibuk mencapai apa yang mereka inginkan tak peduli apa akibatnya bagi orang di sekitarnya, apapun harganya akan di tempuh untuk memuaskan keinginan mereka yang rendah dan sesaat itu ...tetapi akibatnya mereka merusak lingkungan dan sekitarnya ...dunia ini mereka rusak hanya untuk mengejar keingingan mereka yang rendah dan hina itu....pembunuhan, perusakan, peperangan, penipuan dan seluruh kerusakan mereka lakukan hanya untuk keinginan2 sesaat yang pada akhirnya pun mereka tidak dapat merasakan apa yang mereka kejar itu... 

Sang Penguasa Alam Semesta yang mempunyai sistim yang jelas, kekal dan teratur rapih, tidak dapat di manipulasi oleh segilintir orang jahil yang ingin merusak bumiNYA....Lihatlah sekeliling...para penipu dan perampok itu....di dunia saja...mereka telah menderita, hidupnya hanya sibuk untuk merusak dan mengejar keinginannya yang tak kunjung terpenuhi...mereka berakhir dengan kehinaan yang abadi.... sungguh mereka mengira apa yang mereka kerjakan tidak ada 'dampak'nya...mereka akan bebas dari segala yang mereka pernah lakukan....lihatlah sungguh kerdil akal-akal mereka...penjahat berdasi ini sungguh salah menilai diri-diri mereka....kedudukan, jabatan, kekuasaan mereka hanya lah sementara dan sebentar sekali....akal-akal lemah dan kerdil yang menjadikan mereka hina sepanjang masa....

Semoga ALLAH SWT mempercepat kemendatangan Sang Ratu Adil yang akan membawa KEADILAN yang SEJATI, harapan bagi KEMANUSIAAN dan KEMENANGAN bagi setiap yang benar-benar sabar menantikan SANG RATU ADIL.....al ajal al ajal ya MAULAYA YA SHAHIB AL ZAMAN atfs....shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum...ADRIKNA YA MAHDI...

When the hypocrite talking....


Menjerit diri mendengar penipu , pembohong berkaliber international sedang berpidato, menunjuk bangsa lain berbuat sesuatu yang sesungguhnya bangsanya sendiri yang menginisiatifkan berbuat seperti itu... ' maling teriak maling'...pandainya orang bersilat lidah, berrethorika dengan manisnya sehingga mayat-mayat hidup yang mendengarkan seolah percaya dan melihatnya sebagai seorang pahlawan yang membantu bangsa-bangsa lain....mengelak segala tuduhan dengan menuduh orang lain melakukan yang di lakukannya....YA ALLAH sungguh....tak tahan diri ini mendengar dan melihat KEMUNFIKAN, KEBOHONGAN BESAR yang di elu-elukan....MOHON...TOLONGLAH WAHAI PENGUASA SEMESTA ALAM...TOLONGLAH WAHAI PENGATUR ALAM SEMESTA INI...DEMI KEKASIHMU MUHAMMAD saww SERTA AHLUL BAYTNYA as...hentikan dia, permalukanlah dia...bukakanlah kebohongan2 dan aib2nya.....YA ALLAH, YA MUHAMMAD, YA ALI, YA FATIMAH, YA HASAN, YA HUSAIN, YA SHAHIB AL ZAMAN ADRIKNA......YA MAHDI ADRIKNA...

(Obama speech at UN )

Longing to be always near YOU


Setiap perpisahan akan melahirkan TEKAD yang kuat agar dapat dipertemukan kembali...tentunya apabila perjalinanan hubungannya, sangat 'serius' , sehingga akan menghasilkan suatu kedekatan yang sangat intim... dan sungguh tidak sabar menunggu, terus mendamba untuk bersatu kembali...terus melakukan sesuatu yang akan menjadikan persatuan itu terlaksana... terus melakukan sesuatu yang membuat sang Kekasih senang, terus secara konsisten menjalankan langkah-langkah yang dapat mendekatkan diri padaNYA, bahkan meningkatkan semangat dan TEKADnya lebih, hingga dapat dipertemukan kembali pada Sang Kekasih..... sungguh penantian yang menggelorakan hati yang selalu rindu padaNYA.....tak mau sedetikpun berpisah, sehingga terus mengingatNYA, meniru segala yang di sifat kanNYA semampu mungkin....terus ingin membuatNYA bahagia, agar dapat terus dipilih untuk dapat menemaniNYA sehingga tidak akan pernah berpisah......berusaha sekuat tenaga agar dapat diterimaNYA....sehingga tidak pernah berpaling pada selainNYA.... terus memanggilNYA, mengingatNYA selalu dan selalu dalam setiap langkah-langkah menujuNYA....MemohonNYA agar dapat diberikan petunjukNYA ...sehingga tak akan dapat menjauh dariNYA barang seditikpun.... al ajal al ajal ya Maulaya....YA SHAHIB al ZAMAN atfs....shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum.....ADRIKNA YA MAHDI

Celebration of the Victory of our Humanity

Tak terasa, kita sudah ada di penghujung bulan nan suci & mulia Ramadhan....sangat berat untuk berpisah dengannya, karena ia adalah sesuatu yang sangat berharga & mulia, dimana hamba-hamba hina ini dapat saling berdekatan dengan Sang Kholik - Sang Kekasih nan Maha Suci....semoga kedekatan ini menambahkan keintiman yang terus menerus berkesinambungan hingga bertemu di bulan Ramadhan berikutnya........

Semoga Allah SWT menerima ibadah-ibadah kita di bulan suci Ramadhan ini sehingga kita mendapatkan magfirahNYA & ridhaiNYA, dan kita akan menjadi 'manusia' seperti yang di inginkanNYA...mendapatkan hikmah dengan mengenalNYA lebih baik lagi ( meraih marifatNYA ) sehingga kita mendapatkan YAKIN - sungguh adalah suatu kemuliaan bagi seorang hamba hingga ia, setelah bulan nan suci ini dapat menjadikan dirinya seorang MUTAQIN - semoga kita mendapatkannya.... dan mencapai derajat TAQWA


SELAMAT MERAYAKAN HARI KEMENANGAN - HARI RAYA IED 1430H
MOHON MAAF LAHIR & BATIN


Al ajal al ajal ya Maulaya ya Shahib al Zaman atfs.... shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum.....ADRIKNA YA MAHDI.

The importance of QUDS day


Imam Khomeini’s Quotes: Palestine and Al-Quds
Al Quds Day Silence is crime to humanity

• All must know that the superpowers aim in creating Israel does not end in the occupation of Palestine. They plan, Heaven forbid, extending the fate of Palestine to all Arab countries.
• Do not the authorities of the nation see or know that diplomatic talks with history"s criminal and powerful politicians cannot save Lebanon, Palestine or Quds and the number of crimes and oppressions increases daily.
• It is the intonation of Allah-o-Akbar, the cry of our nation that disappointed the Shah in Iran and the usurpers in Palestine. Essentially, it is the duty of all Muslims to liberate the Quds and remove this nucleus of evil from Islamic lands.
• Jerusalem is the first Kiblah of Muslims and it belongs to them.
• Muslims of the world should regard the Quds Day as All-Muslims Day or the oppressed People"s Day.
• Neither the Iranian Muslim nation, nor any other Muslims and, as a matter of fact, no open-minded individual, will recognize Israel. We shall always support our Arab and Palestinian brothers.
Quds belongs to the Muslims and must be returned to them.
• The issue of Quds is not a private or personal issue. It is neither the exclusive problem of one country nor a present-day problem of all Muslims. Rather, it is a phenomenon concerning the monotheists and faithful people of all ages-past, present and future.
• The Quds Day is a day in which Islam is to be revived.
• The Quds Day is a day in which the destinies of the oppressed nations must to determine.
• The Quds Day is a universal day. It is not an exclusive day for Quds itself. It is a day for the oppressed to rise and stand up against the arrogant.
• The Quds Day is Islam"s Live Day!
• The Quds Day is the Day of Islam.
• The Quds Day which fall on the last days of the God"s Great Month (Ramadhan) is a proper day on which all Muslims be freed from the bondage of the Big Satan (Great Devil, USA) and other superpowers and join the Infinite Might of God.
• The Quds Day which is coincidental with the Night of Destiny (Laylatul-Qadr) must be revived among the Muslims and be the starting point of their awakening and awareness.
• We are on the side of the oppressed which-ever pole they may be in. Palestinians are oppressed by the Israelites, therefore we side with them.
• We fully support our Palestinian brothers and those of southern Lebanon in their fights against the usurper Israel.
• We must all rise, destroy Israel and replace it with the heroic Palestinian nation.
May Allah bless the holy spirit of Imam Khomeini ra.................. recite al fatihah & Shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum for him....ADRIKNA ya MADI

Terimalah dukaku ya Putra Kabah....


Dari lubuk hati yang teramat dalam....ku sampaikan rasa duka cita untuk Shabib al Ashr wal Zaman - al Imam Mahdi atfs atas syahidnya Sang Putra Kabah, Amirul Mukminin, Sang Singa Allah- Saudara Rasulullah saww- al Imam ALI as.... Addhomallahhu ujuurona wa ujuurokum..


Ya Rasullullah saww, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk Saudara terkasihmu - Washimu - hujjah Allah di muka bumi ini, KekasihNYA - ALI bin Abi Thalib as

Ya Zahra binta Muhammad as, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk suami tercintamu - Anak pamanmu - Sang Putra Kabah - al Imam ALI as

Ya Imam Hasan as , ku sampaikan rasa duka hati ini untuk ayah tercintamu- Pemimpin para Mukminin - al Imam ALI as

Ya Imam Husain as, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk ayah tercintamu - Sang pembagi surga & neraka - al Imam ALI as

Ya Imam Sajad as, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk kakek tercintamu - Sang Singa Allah - al Imam ALI as

Ya Imam Bagir as, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk kakek tercintamu - Sang pemilik dari seluruh Umul Kitab - al Imam ALI as

Ya Imam Ja'far as, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk kakek tercintamu - Sang pemegang bendera Khaibar yang di cintai & di ridhai Allah SWT - al Imam ALI as

Ya Imam Musa as, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk kakek tercintamu - Sang ayah dari para yatim - al Imam ALI as

Ya Imam Ali ar Ridha as, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk kakek tercintamu - Sang Pemberani yang sekali tebasannya di perang Khandaq lebih di ridhai & diterima Allah SWT dari pada ibadah seluruh manusia & jin - al Imam ALI as

Ya Imam Jawad as, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk kakek tercintamu - Sang pintu dari kota hikmah Rasulullah - al Imam ALI as

Ya Imam Ali al Hadi as, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk kakek tercintamu - Sang pemilik Nahjul Balaghah yang segala yang terucap darinya hanyalah pengetahuanNYA sehingga penyejuk para syiahnya- al Imam ALI as

Ya Imam Hasan al Askari as, kusampaikan rasa duka hati ini untuk kakek tercintamu - Sang Pemberi Berita yang Agung - al Imam ALI as

Ya Imam Zaman atfs, ku sampaikan rasa duka hati ini untuk kakek tercintamu - Sang pembawa tanda-tandaNYA yang jelas - al Imam ALI as


Ya ALLAH...demi Keagungan serta kemuliaan al Imam ALI as, percepatlah kemendatangan Sang Hujjah terakhirmu - dan singkirkanlah segala kendala atas kehadiran kembali al Imam Zaman atfs....sempurnakanlah seluruh ibadah kami di bulan nan suci & mulia ini...berikanlah kami kemuliaan untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar, semua ini hanya untuk mendekatkan diri padaMU ya Rabb...perbaikilah apa yang rusak dari kami, dan ampunilah seluruh dosa kami baik itu yang terlihat, maupun yang tidak, yang disengaja, maupun yang tidak disengaja, besar maupun kecil... karena seberapa amalan yang ada pada diri ini, tidaklah mungkin dapat pernah mencapai cukup seperti ENGKAU inginkan...hanya dengan RAHMAT, KASIH SAYANGMU & MAGFIRAHMU lah , kami dapat selamat... jadikanlah kami kelayakan untuk menjadi para penolong Sang Wali Ashr atfs... shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum - ADRIKNA ya MAHDI

Commentary of Ayah Al Qur'an Nur Karim

" Dan barangsiapa yang mentaati Allah & RasulNYA, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, para shiddiqin, para syuhada, dan orang-orang yang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS An-Nisa : 69 ) . Yang demikian itu adalah dari Allah, dan Allah cukup mengetahui. " (QS An-Nisa : 70 )

Sebab Turunnya Ayat
Mengenai di wahyukannya ayat ini, di riwayatkan bahwa suatu ketika salah seorang sahabat Nabi saww yang bernama Nuban, yang sangat mencintai Rasulullah saww datang kepada Beliau dalam keadaan stress  berat. Rasulullah saww menanyakan apa yang mengganggu pikirannya, dan dia menjawab bahwa hari itu dia sedang memikirkan suatu masalah bahwa jika dia nanti pada hari pengadilan diterima masuk surga, maka disana dia pasti tidak berada pada posisi yang sama dengan Nabi saww. Dan jika dia tidak diterima di surga, maka keadaannya sudah jelas. Oleh karena itu, dalam kasus yang manapun, dia pasti sekali akan kehilangan peluang untuk berada dekat Nabi saww. Itu sebabnya mengapa dia meras tertekan.
Maka ke dua ayat di atas pun di wahyukan, yang memberi kabar gembira kepada orang-orang semacam Nuban bahwa orang-orang yang taat akan berada bersama Nabi-nabi dan orang-orang terpilih di surga. Kemudian Nabi saww berkata : " Demi Allah, tidaklah sempurna iman seorang Muslim sampai dia lebih mencintaiku lebih dari dirinya sendiri, orang tuanya, semua karib kerabatnya, dan sampai dia tunduk kepada kata-kataku".

TAFSIR
Teman di Surga
Dalam ayat-ayat suci sebelumnya disebutkan hak-hak istimewa orang-orang yang taat kepada perintah Allah SWT. Untuk melengkapinya, ayat di atas mengatakan, Dan, barangsiapa yang mentaati Allah & RasulNYA, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahhi nikmat oleh Allah...
Sebagaimana disebutkan dalam tafsir surah al Fatihah, anugerah ini diperuntukan bagi mereka yang senantiasa menempuh jalan yang lurus dan tidak pernah tersesat.
Kemudian, untuk menjelaskan frase ini, ayat di atas menunjuk kepada empat kelompok, dan mengatakan,...yaitu : nabi-nabi, para shiddiqin, para syuhada, dan orang-orang yang saleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya....
1. Para Nabi dan utusan khusus Allah adalah mereka yang mengambil langkah pertama bagi bimbingan, kepemimpinan dan ajakan kepada orang banyak untuk menmpuh jalan yang lurus.
2. Shiddiqin adalah mereka yang berkata benar dalam pembicaraan mereka dan membuktikannya dengan perbuatan-perbuatan mereka yang benar dan tulus, Mereka secara praktis menunjukan bahwa mereka bukan sekedar orang-orang yang mengaku beriman saja, melainkan benar-benar beriman kepada perintah-perintah Allah.
Dalam literatur Islam yang autentik, semua Imam yang Suci - salam atas mereka semua - dan Fatimah Az Zahra as diperkenalkan sebagai contoh-contoh terbaik para shiddiqin.
3. Para syuhada adalah mereka yang gugur di jalan Allah dan beriman, atau orang-orang terkemuka yang pada hari pengadilan akan menjadi saksi atas perbuatan-perbuatan umat manusia.
4. Orang-orang yang saleh adalah orang-orang terkemuka yang telah memperoleh derajat-derajat utama dengan cara melaksanakan perbuatan-perbuatan yang positif, produktif dan berguna, dan juga dengan mematuhi perintah para Nabi.

Pada akhir ayat di atas, dipahami dengan jelas bahwa memiliki teman-teman yang baik dan sahabat-sahabat yang berharga adalah masalah yang besar dan penting hingga bahkan di akhirat, untuk melengkapi anugerah surgawi, anugerah besar ini akan diberikan juga kepada 'orang-orangn yang taat'.

Untuk mengungkapkan pentingnya keuntungan besar ini ( pertemanan dengan manusia-manusia pilihan), ayat ini mengatakan, Yang demikian itu adalah karunia dari Allah , dan Allah cukup mengetahui.

Akan tetapi, berada bersama para Nabi dan shiddiqin adalah anugerah dari Allah kepada mereka yang taat kepadaNYA.

Allah Mahatahu tentang keadaan orang-orang yang taat dan yang tidak taat, dan juga mengetahui ihwal kaum munafik dan orang-orang beriman yang tulus. Dia tahu siapa yang layak berteman dengan para Nabi, para shiddiqin dan lain-lain, dan juga tahu keadaan mereka yang tidak patut memperoleh anugerahNYA, sebab DIA Mahatahu bahkan pengkhianatan mata sekalipun.

( Tafsir Nurul Al Quran - Allamah Kamal Faqih Imani- hal 93-95- jilid 4)

Shaddaqallahu alliyul adzhim....Shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum.. Adrikna ya MAHDI...

Commentary of Ayah Al Qur'an Nur Karim

" (Pohon yang baik itu ) menghasilkan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya, dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan untuk manusia supaya merenungkannya " ( QS Ibrahim ayat 25 )

Pohon Iman selalu menghasilkan buah yang baik dan bagi orang-orang beriman tak ada musim gugur maupun musim dingin. Ayat di atas mengatakan :

(Pohon yang baik itu ) menghasilkan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya,

Penggunaan kiasan, perumpamaan, dan ibarat merupakan metoda Al Qur'an suci untuk menarik perhatian sekaligus mengingatkan manusia, Ayat diatas selanjutnya mengatakan :

dan Allah membuat perumpamaan-perumpamaan untuk manusia supaya merenungkannya.

Oleh karena itu, segala yang ada di dunia ini bersifat fana, kecuali ALLAH dan keimanan kepadaNYA. Dan apapun yang fana tak akan mampu menghasilkan buah untuk selama-lamanya. Akan tetapi, apa saja yang bersifat Ilahi bersifat kekal (1).  Tentu saja, warna Allah itu tetap dan warna-warna lain akan musnah.
.....dan siapakah yang lebih baik celupannya dari pada Allah?(2)
Pohon iman selalu menghasilkan buah. Dalam hal ini, seorang beriman akan senantiasa ingat kepada Allah SWT dalam semua keadaan dan berusaha menjalankan kewajiban-kewajibannya, baik saat berada dalam kesejateraan maupun kesulitan, dalam senang maupun duka. Saat menghadapi ancaman para penindas, ia akan melawan sampai titik darah yang penghabisan. Ketika mendakwah agama, ia tidak mengharapkan imbalan orang lain. Ketika berjuang, ia akan mengendalikan diri demi mendapatkan keridhaan Allah (3). Dalam hidup berkeluarga, ia akan bertawakal kepada Allah(4). Saat menjalankan ibadah dan ketaatan, niatnya adalah karena Allah semata (5). Di saat miskin , ia tidak mengemis-ngemis kepada orang kaya dan tidak suka menjilat (6). Di saat mendapatkan kemenangan ataupun kekalahan, ia tetap gembira dalam semua peperangan yang di jalankannya. Ini lantaran ia selalu sibuk menjalankan kewajiban-kewajibannya (7).

Tentu saja, iman kepada Allah yang Mahakuasa laksana sebatang pohon yang buahnya memberikan kepuasan kepada manusia di dunia ini, di alam barzah, juga di akhirat. Akan tetapi, harta dan kedudukan serta anak-anak maupun anugrah Allah lainnya dalam kehidupan ini ibarat sebatang pohon yang buahnya hanya berlangsung beberapa hari saja dan bersifat terbatas. Jika harta, kedudukan, dan sebagainya bahkan tidak mengeluarkan buahnya sama sekali, tentu semua itu hanya akan menjadi sumber siksaan spiritual saja baginya, Surat At Taubah ayat 55 mengatakan : " Maka janganlah harta dan anak-anak mereka menakjubkan kamu; sesungguhnya dengan itu Allah hanya berkehendak untuk menyiksa mereka di dunia ini...."

Shaddaqallahu alliyul adzhim...Shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum... Adrikna ya MAHDI

(1) QS. An Nahl:96
(2) QS. Al Baqarah:138
(3) QS. Ali Imran: 134
(4) QS. An Nur: 32
(5) QS. Al An'am: 162
(6) QS. Al Qashash:24
(7) QS. At Taubah: 52
Tafsir Nurul Quran- Allamah Kamal Faqih Imani- hal 231-233, jilid 8

Love = Sacrifice


Ketika cinta diminta pembuktiannya.... tentu sekedar ucapan manis sangatlah tidak cukup. Cinta dalam berbagai bahasa pun mengandung arti pengorbanan; sacrifice adalah kata benda, sedangkan kata sifatnya adalah sacred yang berarti 'holy'

Pengorbanan itu bermakna 'holy' - 'suci' , jadi lebih ditekankan pada makna spiritualitasnya.... cinta yang sesungguhnya adalah sesuatu yang suci, dan harus mencapai makna yang sesungguhnya, ada pengorbanan yang suci di dalamnya, oleh karenanya sangat jauh dari makna yang biasa kita lihat di keseharian yang umum, yang diartikan sangat rendah yaitu seputar pemuas hawa nafsu semata. Cinta yang kita saksikan dalam kehidupan sehari-hari kita hanya berkutat di sekitar mengeksplor keinginan diri - sangat egosentris, bukan keinginan sang kekasih. 

Malah sering mereka saling menghitung apa yang telah diberikan, diusahakan untuk kekasihnya, dirinya tidak lebih seperti kalkulator dari pada 'lover'. Jauh dari kisah yang kita kenal seperti Laila dan Majnun...Majnun dalam setiap yang dia lakukan hanyalah untuk Laila, setiap yang dia lihat yang terlihat adalah wajah Laila, biarpun hanya memandang genteng rumah Laila, hati Majnun sudah sangat bahagia. Dalam kisah Laila & Majnun, ada yang sangat perlu di renungi...ketika Majnun akan bertemu Laila, ia berlari hingga tak sengaja menabrak orang yang sedang shalat, lalu orang yang sedang shalat marah dan berkata pada Majnun ketika bertemu kembali : apa kamu tidak melihat saya ketika itu saya sedang mengerjakan shalat, Majnun lalu menjawab: bagaimana bisa engkau sedang menghadapNYA lalu masih memperhatikan diriku yang melintas di situ, sedangkan aku tak memperhatikanmu yang ada di pikiran ku pada saat itu hanyalah Laila....

So, bagaimana dengan permintaan Rasulullah saww yang mulia ketika meminta umatnya untuk mencintai keluarganya yang disucikan Allah SWT?? ( QS 42:23 ).

Tentunya Rasul saww yang mulia tidak mungkin menyuruh sesuatu untuk kepentingan diri Beliau saww, dan dari keinginan dirinya....semua dari Sang Kekasih Allah Rabbul alamin... Masihkah kita berkalkulasi dengan para Kekasih ALLAH dalam hal CINTA....Sejarah telah membuktikan siapa-siapa yang sungguh2 mencintai Rasul saww & Keluarganya dan apa yang telah dapatkannya, dan apa keuntungannya...juga sebaliknya siapa yang dengan sengaja membangkang dan menunjukan permusuhannya pada mereka dan apa yang mereka dapatkan... kita dapat bercermin pada kisah-kisah Al Quran dan sejarah perkembangan Islam.... Selama di dunia ini, karena orang masih belum dapat melihat yang sesungguhnya, jadi yang sedang kita lihat sekarang orang2 pembangkang yang di puja-puja, dan orang yang setia di hinakan.... sebetulnya apabila kita mau berpikir sedikit, yang di puja-puja itu melakukan cinta tanpa pengorbanan, dan sebaliknya, tetapi lihatlah orang-orang yang di hinakan mereka sebenarnya adalah mereka yang banyak mengorbankan dirinya tetapi mereka seperti yang terhinakan..

Cinta pada para WALI ALLAH adalah cinta tingkat tinggi yang tidak dapat digapai oleh sembarang orang yang hanya mau berleha-leha tanpa mengorbankan apapun, cinta yang satu ini , sangatlah mahal harganya, sehingga dituntut dengan mengorbankan diri kita, harta kita, waktu kita, seluruh desah nafas kita...tak mungkin bisa kurang dari itu....tentunya cinta ini memerlukan KOMITMEN yang tidak dapat diketahui kecuali olehNYA. CINTA tanpa pengorbanan dan tanpa komitmen sepertinya hanya membuang waktu dan sia-sia....
 


Belajar dari kisah Nabi Allah Yusuf as, bagaimana Zulaika begitu mencintai Nabi Allah yang pada waktu itu Nabi yang harus di taati, dia begitu obses pada Nabi Allah Yusuf as hingga seluruh hidupnya segala langkah hidupnya hanya di dedikasikan untuk mencintai Yusuf as, dengan harga yang sangat tinggi - harta dan dirinya telah dia gadaikan untuk mendapatkan cinta Yusuf as, hingga ia menemukan dirinya. Selama waktu 30 tahun itu, ia mencari Yusuf as tetapi sesungguhnya ia mencari dirinya sendiri, dan setelah ia berhasil menemukan Sang Nabi Allah Yusuf as, tetapi ia tidak lagi seperti dulu, karena sejak itu dia telah menemukan Sang Kekasih yang sesungguhnya, yaitu Sang Pencipta Yusuf as. 

Melalui kecintaaan pada para WALINYA lah yang dapat menghantarkan kita pada TAUHID, mencintai pada Sang Hakikat yang sesungguhnya....Allah Azza Wajalla, Rabbul alamin.

Sudah saatnya setiap diri harus membuktikan cintanya pada Sang Kekasih yang NYATA. Dengan mencintai pada Al Hujjah al MAHDI wali Ashr Shabib al Zaman atfs, seperti yang diminta oleh Rasulullah saww...persiapkan diri untuk bertatap muka dengan beliau atfs , siapkah kita?? Apakah waktu kita, telah di dedikasikan untuk beliau atfs atau masih hanya untuk keluarga dan diri kita?? 

Ingatlah pesan Allah SWT yang menyuruh mencintai Rasul dan keluarganya lebih dari diri kita sendiri??

Teriakan itu akan terus menerus mendera para pengikut setianya, apabila belum terdengar jeritan suara seperti itu..siapapun kita, harus mempertanyakannya?? kenapa?...

Assalamualaika ya Shabib al Tadbir.... shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajahum....ADRIKNA YA MAHDI

Praying for His Reappearance


" Pray for my reappearance, as their victory depends on it " ( Al Imam MAHDI atfs )

Sungguh bumi ini tidak akan pernah kosong dari utusanNYA, khalifah fil ardhin... Apakah mungkin Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang membiarkan bumi ciptaanNYA dibiarkan kosong dari WALINYA? Seorang pemilik perusahaan dimanapun di dunia ini dari yang perusahaan kecil hingga yang bertaraf International, pasti apabila sang utusannya- direktur perusahaannya yang dia tunjuk tidak ada pasti harus digantikan dengan yang lainnya yang mampu dan mengerti tentang segala urusan perusahaannya itu. Sungguh mustahil si pemilik perusahaan menunjuk orang yang tidak kredibel atau tidak memahami segala urusan perusahaannya, pasti harus ditunjuk seorang yang kapabilitasnya sama dengan sebelumnya dan mengerti akan semua urusan perusahaannya. Apalagi ini, dunia, bumiNYA yang diciptakanNYA dengan segala rencana yang super matang ( perusahaan apapun apabila didirikan pasti dengan segala rencana yang matang dan komprehensif ). Jadi apabila nabi terakhir telah wafat pasti Allah telah mempunyai rencana yang jelas dan matang tentangnya... sungguh tak masuk akal ALLAH SWT yang MAHA Perencana luput dari persoalan fundamental yang satu ini...Untuk mengurus urusan dunia yang di huni oleh manusia, hewan, tumbuh2an dan benda2 lainnya adalah bukan urusan kecil. Oleh karenanya seperti para Rasul & nabi, yang akan menjaga dan memelihara dunia ini harus yang sangat memahami tentang fisik dan batinnya dari makhluk2 yang ada di bumiNYA ini. Jadi tak mungkin sembarangan manusia pilihan manusia yang dapat mengemban tugas yang Maha berat ini. Tentu pilihan Allah yang DIA sendiri Yang Menciptakan yang TAHU BENAR akan siapa yang akan di pilih, karena hanya Allah SWT yang sangat mengerti kemampuan masing-masing makhlukNYA. Dan suka-suka Allah DIA akan memilih siapa yang ditunjuk, karena DIA yang MAHA TAHU siapa yang dapat menjaga dan mengurusi dunia yang rumit dan pelik ini. Seorang yang kapabel, kredibel dan sangat mengerti apa saja keinginanNYA, dan ini tentu harus seorang yang dapat di akses dan mengakses Allah SWT...karena Allah itu MAHA SUCI, MAHA TAHU dan Maha segalanya, maka sifat-sifat tersebut harus teratribusi dalam diri WaliNYA, karena apabila tidak , bagaimana bisa menjadi utusanNYA ( seperti si pemilik perusahaan, tak mungkin menunjuk seorang yang bukan dari 'kelompoknya' atau yang se level dibawahnya setingkat dari dirinya untuk memimpin perusahaannya ).


Nabi Mulia Rasulullah Nabi penutup saaw, telah berdakwah selama 23 tahun, pada saat itu Beliau saww telah mengajarkan tentang akhlak, aqidah, shalat, puasa, berjihad, haji, hari akhir & fiqih. Tetapi pada saat haji wadanya yang terakhir, Beliau saww ditugaskan untuk menyampaikan pada umatnya tentang siapa pengganti Beliau saww, dan terjadilah yang kita kenal dengan peristiwa al Ghadir, sejarah mencatat, kurang lebih 150.000 umatnya yang bersama haji bersama beliau saww di kumpulkan. Allah SWT melalui malaikat Jibril as menyampaikan pesan tersebut dengan menyatakan apabila Rasul saww tidak menyampaikannya maka dakwah serta Risalah yang telah di bawanya selama 23 tahun tidak di reken olehNYA... Sungguh ini adalah sesuatu yang sangat sangat URGENT, bayangkan upaya Rasulullah saww selama itu yang telah mengorbankan banyak tenaga, darah dsb akan tak di akui ALLAH SWT hanya karena tidak menyampaikan dan mengumumkan PENGGANTI beliau saww.. Pada saat itu tercatatlah dalam sejarah dan hadist yang Mutawatir ( lebih dari 100 sanad -penyampai ) bahwa ALI bin ABI THALIB as adalah WALINYA dan pengganti Rasulullah saww, dan pada saat itu pulalah turun ayat AL QURAN, SURAT AL MAIDAH ayat 3 : " Pada hari ini telah AKU sempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah AKU cukupkan kepada kamu nikmatKU, dan telah AKU ridhai ISLAM sebagai AGAMA bagi kamu "

Ajib...baru pada hari setelah pengangkatan ALI bin ABI THALIB as di Ghadir Khum, agama Islam yang telah Rasulullah saww ajarkan selama 23 tahun baru SEMPURNA setelah dinyatakan adanya pengganti yang ALLAH SWT tunjuk sendiri. Jadi sebelumnya agama itu belum sempurna padahal segala urusan akhlak, aqidah , fiqih telah diajarkan, tetapi dengan adanya KEPEMIMPINAN ALI bin ABI THALIB as baru ALLAH SWT sempurnakan!!! Ini adalah suatu catatan yang SANGAT PENTING, karena bila tidak mengetahui dan mengakui pengangkatan tersebut agamanya menjadi belum sempurna although dia telah melakukan shalat, puasa, zakat dll yang diperintahkan Rasul saww, baru setelah dia melaksanakan yang ALLAH telah tetapkan pada hari itu, baru lah sempurna agamanya....Ini seperti sebuah rumah yang telah dibangun tetapi tanpa pilarnya, jadi tidak mungkin dapat di sebut rumah, karena yang utamanya tiangnya, pilarnya belum dibangun, walaupun jadi rumah tetapi sangatlah rapuh dan pasti akan ambruk....Oleh karenanya masalah ini sangatlah ESENSIAL & FUNDAMENTAL bagi yang memikirkannya.

Para ahli tafsir dari setiap kalangan pun mencatat bahwa ada 12 pemimpin dari keluarga Qurash yang akan memimpin bumi ini. Lalu Rasulullah saww pun menyebutkan nama-nama dari keturunannya...dan yang terakhir adalah sama dengan namaku dengan gelar al Mahdi - Muhammad al MAHDI atfs...dia lah yang akan menegakan keadilan di bumiNYA setelah bumiNYA diliputi dengan kedzaliman dan ketidak adilan.
Seorang pengikut Rasulullah saww dan Ali bin Abi Thalib as wajib hukumnya (termasuk dalam rukun Iman ) menanti kedatangan kembali al MAHDI atfs, dengan segala persiapannya sesuai ketentuan yang telah ditetapkan syariat...Beriman pada keghaiban al MAHDI atfs adalah sesuatu yang tidak dapat dipisahkan bagi seorang pengikut Rasulullah saww & yang mengakui otoritas kepemimpinan ALI bin ABI THALIB dan menurut hadis Al Mahdi atfs sendiri, beliau atfs menyuruh pengikutnya untuk mendoakannya beliau atfs demi kemenangan ISLAM serta kemendatangnya...so sebelum berdoa untuk diri anda berdoalah untuk kemendatangan beliau atfs ( doa al faraj - Allahuma kun.. ) . Dan jalinlah hubungan dengan beliau atfs dengan menyatakan baiat anda setiap hari ( doa al Ahd ) dan sering-seringlah berziarah padanya ( ziarah Ali Yasin ) serta meratap demi kesegeraan kemendatangannya ( doa nudbah setiap jumat) . Patuhlah pada Sang Pemimpin, sungguh hanya kita yang mendapatkan keuntungannya, beliau atfs tidak mendapatkan apa-apa dari kepatuhan kita....juga seringlah membaca surat Ali Imran ayat 200 untuk membangun jalinan hubungan kita dengan beliau atfs......wallahualam bishawab...shalawat ala Muhammad wa aali Muhammad wa ajil farajum ( wajib diucapkan setelah shalawat untuk mempercepat kemendatangan beliau atfs )..ADRIKNA ya MAHDI...